Resep Rawon Daging Sapi Khas Surabaya, Kuah Hitam Kental yang Gurihnya
Bosan dengan menu makan siang yang itu-itu saja? Akhir pekan adalah momen terbaik untuk memanjakan lidah seluruh anggota keluarga dengan hidangan istimewa.
Salah satu menu legendaris dari Jawa Timur yang wajib kamu coba hadirkan di rumah adalah Rawon Daging Sapi asli Surabaya.
Rawon bahkan telah dinobatkan sebagai salah satu sup terbaik di dunia karena keunikan cita rasanya.
Ciri khas kuah hitam pekat yang didapat dari buah kluwek (keluak) memberikan aroma magis dan rasa gurih mendalam yang tidak bisa ditemukan pada hidangan lain.
Membuat rawon rumahan yang lezat, gurih meresap, dan kuahnya tidak langu ternyata tidak sesulit yang dibayangkan.
Menurut Sajian Sedap, kuncinya terletak pada pemilihan kluwek berkualitas tinggi dan proses menumis bumbu halus yang harus benar-benar matang.
Bahan-Bahan Utama:
- 350 gram daging tetelan sapi (pilihan terbaik untuk kuah kaldu yang gurih alami)
- 2.000 ml air bersih (untuk merebus daging)
- 2 batang serai, ambil bagian putihnya lalu memarkan
- 2 cm lengkuas, memarkan
- 10 lembar daun jeruk, buang tulang daunnya agar aromanya keluar optimal
- 2 batang daun bawang, potong berukuran 1 cm
- 1 sendok makan air asam jawa (dilarutkan dari 1 sdt asam jawa + 2 sdm air)
- 2 sendok makan garam
- 1/2 sendok teh merica bubuk
- 1 sendok makan gula pasir
- 3 sendok makan minyak goreng (untuk menumis bumbu halus)
Bumbu Halus (Kunci Kelezatan Kuah Hitam):
- 5 buah kluwek/keluak, ambil isinya lalu seduh dengan air panas
- 12 butir bawang merah
- 5 siung bawang putih
- 5 butir kemiri, sangrai terlebih dahulu
- 1 cm kunyit, bakar sebentar
Bahan Pelengkap Otentik (Wajib Ada):
- 8 sendok taoge kecambah pendek (taoge soto)
- 4 butir telur asin matang, belah menjadi 2 bagian
- 8 sendok sambal bajak pedas manis
- 8 buah kerupuk udang renyah
Cara Membuat Rawon Daging Sapi yang Empuk dan Gurih
- Membuat Kaldu Daging: Rebus daging tetelan sapi di dalam 2.000 ml air sampai daging empuk dan matang. Saring air rebusannya untuk membuang kotoran, lalu ukur sisa air kaldu hingga sekitar 1.500 ml. Didihkan kembali air kaldu jernih tersebut bersama potongan daging di atas api kecil.
- Menumis Bumbu Rempah: Panaskan minyak goreng di wajan terpisah. Tumis bumbu halus (termasuk kluwek yang sudah diseduh), daun jeruk, lengkuas, dan serai hingga mengeluarkan aroma harum, matang tanak, dan berubah warna sedikit lebih gelap. Tambahkan potongan daun bawang, aduk rata sejenak sampai agak layu.
- Menyatukan Kuah Rawon: Angkat tumisan bumbu halus yang telah matang, lalu masukkan seluruhnya ke dalam panci rebusan daging yang sedang mendidih.
- Proses Pengentalan dan Seasoning: Tambahkan garam, merica bubuk, gula pasir, dan air asam jawa. Aduk merata. Masak dengan api kecil-sedang agar bumbu kluwek meresap sempurna ke dalam serat-serat daging tetelan. Setelah kuah tanak dan daging dirasa sangat empuk, matikan api.
- Penyajian: Tuang rawon hangat beserta potongan daging ke dalam mangkuk saji. Hidangkan segera bersama nasi putih hangat, taburan taoge kecambah pendek, telur asin, cocolan sambal bajak, dan kerupuk udang sebagai pelengkap wajibnya.
Sebelum dihaluskan, cicipi sedikit potongan daging kluwek. Pastikan rasanya gurih/hambar dan tidak pahit.
Jika rasanya pahit, segera buang kluwek tersebut karena bisa merusak cita rasa seluruh kuah rawonmu.
Seperti kebanyakan masakan yang menggunakan kluwek, cita rasa rawon akan jauh lebih gurih, pekat, dan bumbunya menyatu jika dinikmati beberapa jam setelah matang, atau keesokan harinya setelah dihangatkan kembali.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang