Surabaya Magnet Final Four Proliga 2026, Antusiasme Penonton Membara

penonton, Surabaya, Proliga 2026, tiket, Surabaya Magnet Final Four Proliga 2026, Antusiasme Penonton Membara

Atmosfer kompetisi kasta teringgi bola voli Indonesia, Proliga 2026 semakin memanas seiring dimulainya putaran pertama Final Four di Surabaya, Jawa Timur, mulai 2–5 April 2026.

Kota Pahlawan kembali menjadi pusat perhatian, bukan hanya karena pertandingan, tetapi juga tingginya antusiasme penonton yang terus meningkat.

Wakil Ketua Proliga, Reginald Nelwan menilai Surabaya memiliki daya tarik besar sebagai tuan rumah.

Letaknya yang strategis menjadikan kota ini mudah dijangkau oleh penonton dari berbagai daerah.

“Yang jelas, Surabaya ramai. Penontonnya sangat banyak. Jadi kami melihat bahwa Surabaya ini salah satu potensi penonton yang sangat baik,” ujarnya kepada jurnalis termasuk Kompas.com.

"Lokasinya juga strategis di tengah, sehingga bukan hanya warga Surabaya saja, tetapi juga penonton dari Gresik, Mojokerto, dan sekitar."

Menurutnya, pemilihan Surabaya sebagai lokasi Final Four bukan tanpa alasan. Selain faktor geografis, fasilitas olahraga yang tersedia dinilai masih menjadi salah satu yang terbaik untuk menggelar ajang besar seperti Proliga.

“Kami berharap dengan menempatkan Final Four Proliga 2026 di Surabaya, bisa mengakomodasi seluruh penonton di kawasan tersebut. Selain itu, dari sisi fasilitas olahraga, meskipun mungkin ada penyesuaian, tempat ini tetap menjadi salah satu yang terbaik untuk olahraga, khususnya di Indonesia,” tutur Reginald Nelwan.

Perubahan Jadwal Jadi Daya Tarik Baru di Sektor Putri

Apalagi pada fase Final Four ini, delapan tim terbaik yang terdiri dari empat putra dan empat putri bersaing ketat demi mengamankan tiket menuju grand final.

Setiap harinya akan digelar dua pertandingan yang mempertemukan sektor putra dan putri secara bergantian.

Meski secara umum format tidak banyak berubah, terdapat penyesuaian menarik pada urutan pertandingan.

“Untuk Final Four kali ini sebenarnya tidak ada perbedaan terlalu signifikan. Namun, sekarang pertandingan putri justru ditempatkan sebagai laga terakhir,” kata pria berkacamata itu.

Perubahan ini bukan tanpa alasan, popularitas pertandingan putri dalam beberapa musim terakhir mengalami lonjakan signifikan, baik dari sisi jumlah penonton di arena maupun secara daring.

Menurutnya, peningkatan minat terhadap sektor putri dipengaruhi oleh banyak faktor. Salah satunya adalah kehadiran pemain-pemain kelas dunia yang membuat kualitas pertandingan semakin kompetitif.

penonton, Surabaya, Proliga 2026, tiket, Surabaya Magnet Final Four Proliga 2026, Antusiasme Penonton Membara

Wakil Ketua Proliga, Reginald Nelwan saat memberi keterangan kepada jurnalis jelang putaran pertama Final Four di Surabaya pada 2?5 April 2026.

“Kalau dulu pertandingan putri dianggap biasa, sekarang dengan hadirnya pemain-pemain dunia di Indonesia serta meningkatnya kualitas atlet putri, pertandingan menjadi jauh lebih menarik,” ujar Reginald Nelwan.

Perkembangan ini juga terlihat dari peningkatan kualitas fisik dan teknik para pemain lokal, yang kini mampu bersaing lebih seimbang dengan pemain asing.

Antusiasme Penonton dan Harga Tiket

Sementara itu tingginya minat masyarakat juga tercermin dari penjualan tiket. Panitia menyediakan ribuan kursi setiap hari untuk mengakomodasi penonton yang ingin menyaksikan langsung pertandingan.

Ketua Umum PP PBVSI, Imam Sudjarwo, menjelaskan bahwa harga tiket disesuaikan dengan kategori tempat duduk dan fasilitas yang ditawarkan.

“Tiket Final Four tersedia dalam beberapa kategori. Harga termurah untuk tribun Reguler adalah Rp150.000, sedangkan kategori tertinggi mencapai Rp400.000,” ujarnya.

Saat ini untuk seri Surabaya, tiket kategori Reguler dijual dengan harga Rp200.000 dan dapat dibeli secara daring melalui situs resmi Proliga. Sistem ini diharapkan memudahkan penonton dari berbagai daerah untuk mengamankan tempat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang