Rujak Uleg Mesir sampai Korea Hadir pada Festival Rujak Uleg 2026 di Surabaya

festival Rujak Uleg, Rujak Phoria, kuliner Surabaya, Rujak Uleg Mesir sampai Korea Hadir pada Festival Rujak Uleg 2026 di Surabaya

Memasuki bulan Mei selalu menjadi momen yang ditunggu-tunggu warga Surabaya.

Pasalnya, pada bulan tersebut memperingati Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) dengan berbagai festival yang memeriahkannya. Salah satunya, festival Rujak Uleg yang selalu dinanti-nantikan.

Di tahun ini, Festival Rujak Uleg diadakan di Surabaya Expo Center (SUBEC) pada Sabtu (9/5/2026) untuk memperingati HJKS ke-733.

Rujak uleg atau rujak cingur sendiri dipilih karena menjadi makanan khas kota Surabaya dengan perpaduan buah, sayur, petis, dan cingur sapi yang jarang ditemukan di kota lain.

Dengan mengusung tema “Rujak Phoria” yang terinspirasi dari perhelatan akbar Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung.

Sesuai dengan makna yang terkandung, sepak bola merupakan olahraga yang sangat merakyat, begitu juga dengan rujak cingur yang bisa dinikmati seluruh kalangan sebagai warisan budaya kuliner Surabaya.

Terdapat 138 peserta yang ikut berpartisipasi dalam acara tersebut, mulai dari peserta umum, hotel dan resto, hingga beberapa tamu kehormatan.

Tidak hanya itu, dalam festival ini juga berlangsung lomba fashion show dengan tema “Surabaya World Fashion Carnival” yang diikuti 66 jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) dan kecamatan se-Surabaya.

Kemeriahan Festival Rujak Uleg 2026 di Surabaya

Pantauan Kompas.com acara dimulai sekitar pukul 18.30 WIB yang dibuka dengan sejumlah penari.

Ratusan peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur dan luar negeri, termasuk India, Vietnam, dan Amerika, turut serta dalam festival ini dengan mengkreasikan berbagai bentuk rujak uleg.

Berbagai kreasi sajian rujak uleg disajikan, mulai dari rujak uleg Mesir sampai rujak uleg Korea semuanya dapat ditemui.

festival Rujak Uleg, Rujak Phoria, kuliner Surabaya, Rujak Uleg Mesir sampai Korea Hadir pada Festival Rujak Uleg 2026 di Surabaya

Cobek raksasa yang menjadi ikonik dalam Festival Rujak Uleg 2026, di Surabaya Expo Center (SUBEC) pada Sabtu (9/5/2026).

Salah satu peserta dari Pakuwon Group, Catur yang membawa rujak uleg Mesir menuturkan latar belakang di balik tema tersebut karena persembahan bahwa Piala Dunia tahun ini yang dilaksanakan di Mesir.

“Jadi meskipun rujaknya tetap khas Indonesia, tapi nanti kostum dan sajian hidangan yang kita sajikan diambil dari ciri khas Mesir,” ungkap Catur.

Meski tahun ini kedua kalinya ia mengikuti Festival Rujak Uleg, tapi ia mengaku kemeriahan yang disajikan semakin membara.

“Meskipun Surabaya dipanas-panasan malam ini, tapi kemeriahannya tidak kalah dibandingkan tahun kemarin,” ujarnya.


Peserta lain dari SMP Negeri 4 Surabaya, Wineng mengatakan tema rujak uleg KOREA merupakan kepanjangan dari Kor Rujak Uleg Spenfora.

“Karena rujaknya rujak Surabaya, tapi yang menguleg cantik kayak orang Korea,” canda Wineng.

Kelima kalinya mengikuti Festival Rujak Uleg, ia berharap dapat kembali menang di tahun ini.

“Semoga gak hanya meriah, tapi kita juga bisa menang lagi,” harapnya.

Di samping itu, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menuturkan bahwa kerukunan dan keguyuban di Surabaya ibarat rujak uleg yang tumpah menjadi satu.

Dijaga guyub rukunnya karena seperti rujak uleg yang tumplek jadi satu enggak lihat pangkatnya, kelasnya, semua orang bisa ikut,” kata Eri.

Ia berharap bahwa melalui festival tersebut dapat berbekas di setiap hati masyarakat Surabaya yang ikut merayakan semarak ulang tahun Surabaya.

“Semoga malam ini jadi pengingat kita bahwa Surabaya punya semangat Hari Jadi ke-733 bahwa kita warga Surabaya hidup rukun sampai yaumil qiyamah,” tutupnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang