Resep Sate Maranggi Sapi yang Lembut, Bumbu Meresap Tanpa Saus Kacang
Bagi para pencinta kuliner Nusantara, sate khas Purwakarta dan Cianjur ini pasti sudah tidak asing lagi di lidah.
Sate Maranggi dikenal unik karena kebiasaannya disajikan tanpa guyuran saus kacang atau saus padang.
Karena sebelum dibakar, daging sapi sudah dimandikan dengan racikan bumbu rempah aromatik yang melimpah, membuat rasanya sudah sangat kaya bahkan sebelum menyentuh bara api.
Aroma ketumbar yang kuat dipadu manisnya kecap dan asam jawa menciptakan sensasi wangi yang langsung menggugah selera begitu daging menyentuh panggangan.
Melansir dari Kompas.com, rahasia agar daging sapi tidak alot dan bumbunya mengunci sempurna terletak pada kombinasi bumbu halus serta waktu marinasi yang pas.
Yuk, kita simak resep lengkapnya untuk dipraktikkan di dapur rumah!
Panduan Bahan-Bahan yang Perlu Disiapkan
Bahan Utama:
- 500 gram Daging Sapi: Pilih bagian lulur dalam (tenderloin) atau gandik, potong dadu ukuran sekitar 2x2 cm.
- 20-25 buah: Tusuk sate yang sudah direndam air (supaya tidak mudah terbakar).
Bumbu Halus untuk Marinasi:
- 6 butir: Bawang merah.
- 3 siung: Bawang putih.
- 2 sendok makan: Ketumbar biji, sangrai terlebih dahulu agar aromanya keluar.
- 1 sendok makan: Gula merah/gula jawa, sisir halus.
- 2 sendok makan: Air asam jawa pekat.
- 4-5 sendok makan: Kecap manis berkualitas premium.
- 1 sendok teh: Garam dapur.
- 1/2 sendok teh: Merica bubuk.
Bahan Sambal Tomat Pedas Segar (Pendamping):
- 2 buah: Tomat merah segar, potong dadu kecil.
- 10 buah: Cabai rawit merah dan hijau (sesuai selera pedasmu), iris tipis.
- 5 butir: Bawang merah, iris tipis.
- 1 buah: Jeruk limau, ambil air perasannya.
- Secukupnya: Gula dan garam.
Langkah-Langkah Pembuatan Sate Maranggi
- Proses Marinasi (Kunci Utama): Campurkan potongan daging sapi dengan bumbu yang sudah dihaluskan, air asam jawa, dan kecap manis di dalam mangkuk besar. Aduk menggunakan tangan (gunakan sarung tangan bersih) sambil sedikit diremas-remas agar bumbu menyatu. Tutup mangkuk dengan plastic wrap dan simpan di dalam kulkas minimal selama 1 hingga 2 jam.
- Menusuk Daging: Setelah bumbu meresap, keluarkan daging dari kulkas. Ambil tusuk sate, lalu isi dengan 3-4 potong daging sapi per tusuk. Jangan menusuk terlalu rapat agar daging matang merata saat dibakar.
- Menyiapkan Panggangan: Panaskan alat pemanggang. Kamu bisa menggunakan panggangan arang tradisional untuk aroma smoky yang autentik, atau menggunakan panggangan teflon (grill pan) flat yang sudah diolesi sedikit minyak atau mentega di atas kompor.
- Proses Pembakaran: Bakar sate di atas api sedang cenderung besar. Bolak-balik sate secara berkala agar tidak gosong sebelah. Sambil dibakar, kamu bisa mengoleskan sisa bumbu marinasi yang dicampur sedikit kecap manis menggunakan kuas.
- Cek Kematangan: Bakar hingga daging sapi berubah warna menjadi cokelat gelap eksotis dan bagian pinggirnya agak sedikit terkaramelisasi garing. Jangan membakar terlalu lama agar juiciness dagingnya tidak hilang. Angkat dan sisihkan.
- Membuat Sambal Tomat: Di mangkuk terpisah, campurkan irisan tomat, cabai rawit, dan bawang merah. Tambahkan sedikit garam, gula, dan beri kucuran air jeruk limau segar. Aduk rata.
Sate Maranggi paling juara jika disajikan selagi mengepul hangat. Karena tidak menggunakan saus kacang, sate ini langsung disantap bersama siraman sambal tomat potong yang super segar dan pedas menggigit tadi.
Kombinasi rasa gurih-manis dari daging berpadu sempurna dengan asam-pedasnya sambal tomat.
Bagi masyarakat Jawa Barat, menu ini biasanya dinikmati bersama ketan bakar atau nasi timbel hangat. Dijamin, suapan pertama langsung bikin nagih!
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang