Pemkot Surabaya Akan Gelar Operasi bagi Pendatang Baru Usai Lebaran, Wajib Punya Pekerjaan

Surabaya, pendatang, Lebaran, operasi yustisi, Pemkot Surabaya Akan Gelar Operasi bagi Pendatang Baru Usai Lebaran, Wajib Punya Pekerjaan, Pendatang Diminta Punya Pekerjaan Jelas, Warga Diminta Laporkan Pendatang Baru, Operasi Yustisi Libatkan Aparat Wilayah, Satpol PP Akan Lakukan Pemeriksaan Lapangan

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berencana menggelar operasi yustisi untuk mengantisipasi lonjakan pendatang baru yang masuk ke Kota Pahlawan usai Lebaran 2026.

Sebab, pertumbuhan jumlah penduduk di Surabaya terus meningkat setiap tahun.

Hingga 2024, populasi kota ini tercatat mencapai 3.018.022 jiwa, sehingga urbanisasi menjadi isu yang terus diperhatikan pemerintah daerah.

Di sisi lain, peningkatan jumlah penduduk juga berbanding lurus dengan kebutuhan lapangan kerja.

Data menunjukkan jumlah angkatan kerja usia 15 tahun ke atas pada 2024 mencapai 1.624.822 jiwa, naik dari 1.569.714 jiwa pada 2023. Rasio angkatan kerja terhadap penduduk usia produktif juga meningkat menjadi 0,70.

Pendatang Diminta Punya Pekerjaan Jelas

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menegaskan bahwa pihaknya akan memantau setiap warga baru yang datang ke Surabaya. Para pendatang diharapkan telah memiliki pekerjaan maupun sumber penghasilan yang jelas sebelum menetap.

“Kalau tidak memiliki pekerjaan yang jelas, tentu akan kami pertimbangkan untuk tidak masuk ke Surabaya,” kata Eri, dilansir dari TribunJatim.

Menurut dia, pengendalian urbanisasi diperlukan agar tidak menimbulkan persoalan sosial baru di perkotaan, seperti meningkatnya jumlah Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), termasuk gelandangan dan pengemis, serta potensi kriminalitas.

“Karena itu, Pemkot Surabaya akan melibatkan berbagai perangkat daerah hingga RT/RW untuk melakukan pengawasan terhadap arus pendatang,” ujarnya.

Warga Diminta Laporkan Pendatang Baru

Eri juga mengingatkan warga yang membawa atau mempekerjakan pendatang dari luar daerah, seperti pekerja rumah tangga atau pekerja lainnya, agar segera melaporkan keberadaan mereka kepada pengurus lingkungan setempat.

Pelaporan ini dinilai penting agar pemerintah dapat melakukan pendataan secara akurat dan memastikan keamanan serta ketertiban kota tetap terjaga.

“Dengan begitu kita bisa mengetahui berapa warga Surabaya dan berapa pendatang yang datang, termasuk pekerjaan mereka. Ini penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban kota,” tegas wali kota dua periode tersebut.

Operasi Yustisi Libatkan Aparat Wilayah

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkot Surabaya, M Fikser mengatakan fenomena meningkatnya urbanisasi setelah Lebaran merupakan kondisi yang selalu terjadi setiap tahun dan menjadi perhatian pemerintah.

“Surabaya tetap terbuka bagi siapa saja yang ingin mencari penghidupan. Namun para pendatang diharapkan memiliki keterampilan dan tujuan yang jelas ketika datang ke kota ini,” katanya.

Sebagai bentuk pengawasan, operasi yustisi akan melibatkan unsur pemerintahan di tingkat kelurahan hingga kecamatan.

Dalam kegiatan tersebut, petugas akan memeriksa kelengkapan dokumen, kepastian tempat tinggal, serta pekerjaan para pendatang.

Satpol PP Akan Lakukan Pemeriksaan Lapangan

Kepala Satpol PP Kota Surabaya, Achmad Zaini menambahkan bahwa pengawasan juga akan diperkuat melalui koordinasi dengan pemerintah daerah lain.

Menurutnya, datang ke kota besar tanpa rencana pekerjaan yang jelas justru dapat menimbulkan kesulitan bagi pendatang itu sendiri.

Ia menegaskan, pihaknya akan memastikan kebenaran informasi terkait pekerjaan yang dijanjikan kepada para pendatang.

“Kalau ada yang datang dengan janji pekerjaan tertentu, kita juga akan cek dokumen dan perusahaan yang dimaksud,” tandas Zaini.

Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul "Pemkot Surabaya Bakal Lakukan Razia seusai Lebaran untuk Pendatang yang Tak Punya Pekerjaan Jelas"

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang