Resep Daging Gepuk Goreng Khas Sunda yang Empuk dan Gurih Autentik

daging, resep, daging gepuk, Resep Daging Gepuk Goreng Khas Sunda yang Empuk dan Gurih Autentik

Salah satu lauk legendaris yang wajib ada di meja makan adalah Daging Gepuk Goreng atau yang biasa disebut juga dengan Empal Gepuk. 

Keistimewaan hidangan satu ini terletak pada perpaduan cita rasa gurih santan, manis legit gula jawa, wangi ketumbar yang pekat, serta tekstur serat dagingnya yang sangat empuk saat digigit.

Namun, tidak sedikit orang ragu untuk memasak empal di rumah karena khawatir hasilnya akan alot, keras, atau bumbunya tidak meresap sampai ke serat daging terdalam.

Dikutip dari Sajian Sedap, pada (3/6/26) berikut ini resep daging gepuk goreng khas sunda yang empuk dan gurih autentik ala restoran legendaris Jawa Barat, lengkap dengan tips rahasia pengolahannya agar antigagal.

Bahan-Bahan Utama yang Harus Disiapkan

Bahan Utama dan Rebusan:

  • 500 gram daging sapi segar (paling bagus bagian Gandik atau Has Luar)
  • 1,5 liter air bersih (untuk merebus awal)
  • 200 ml santan kelapa kental (dari 1/2 butir kelapa segar)
  • 3 lembar daun salam segar
  • 2 batang serai (memarkan bagian putihnya)
  • 50 gram lengkuas (parut halus untuk bumbu serundengnya)
  • 2-3 sdm gula merah yang sudah disisir halus
  • 1 sdm air asam jawa kental
  • Minyak goreng secukupnya (untuk menggoreng)

Bumbu Halus:

  • 8 butir bawang merah
  • 5 siung bawang putih
  • 3 butir kemiri (sangrai terlebih dahulu)
  • 1 sdm ketumbar butiran (sangrai agar aromanya keluar)
  • 1/2 sdt merica putih bubuk
  • 1 sdt garam dapur (sesuaikan selera)
  • 1 sdt kaldu sapi bubuk

Langkah Lengkap Cara Membuat Daging Gepuk Goreng Khas Sunda

  1. Merebus Daging Tahap Awal: Didihkan air di dalam panci. Masukkan daging sapi utuh bersama 1 lembar daun salam. Rebus hingga daging matang dan kaku (setengah empuk). Angkat daging, dinginkan sejenak. Jangan buang air sisa rebusan (kaldu), sisihkan sekitar 150 ml.
  2. Memotong dan Menggepuk Daging: Potong-potong daging searah seratnya dengan ketebalan sekitar 1 cm. Letakkan sepotong daging di atas talenan, lalu pukul-pukul (gepuk) perlahan menggunakan ulekan atau pemukul daging hingga melebar dan pipih. Lakukan hati-hati agar seratnya tidak putus atau hancur.
  3. Menumis Bumbu dan Mengungkep: Panaskan sedikit minyak, tumis bumbu halus bersama sisa daun salam, serai, dan lengkuas parut hingga mengeluarkan aroma wangi yang matang. Tuangkan santan kental dan air kaldu sapi yang sudah disisihkan tadi. Aduk rata.
  4. Meresapkan Bumbu: Masukkan potongan daging gepuk ke dalam wajan bumbu. Tambahkan gula merah, air asam jawa, garam, dan kaldu bubuk. Masak menggunakan api kecil (simmering) hingga kuah santan menyusut habis, mengental, dan bumbu meresap sempurna ke dalam serat daging. Angkat dan tiriskan.
  5. Proses Menggoreng: Panaskan minyak goreng dalam jumlah cukup di atas api sedang cenderung kecil. Goreng daging gepuk sebentar saja. Karena sudah matang dan mengandung gula merah, daging akan cepat berkaramelisasi. Jangan terlalu kering agar tekstur dalamnya tetap juicy dan tidak keras. Angkat setelah berwarna cokelat keemasan.
  6. Penyajian: Taburi daging gepuk dengan bawang merah goreng gurih. Selesai!

Di daerah asalnya Jawa Barat, sepiring daging gepuk goreng hangat paling pas disajikan mendampingi nasi timbel hangat yang dibungkus daun pisang, ditemani sayur asem segar yang asam pedas, serta tak lupa lalapan mentah dan sambal dadak yang pedas menggigit.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang