Timnas U20 Indonesia Asah Fisik di Surabaya, Mengacu Standar Asia
Pemusatan latihan (TC) Timnas U20 Indonesia sedang berlangsung di Surabaya. TC ini tidak hanya menjadi ajang seleksi, tetapi juga momen pematangan taktik.
Tim pelatih Timnas U20 Indonesia tengah melakukan pemetaan mendalam terhadap kondisi fisik pemain dalam sesi pemusatan latihan yang berlangsung di Stadion Gelora 10 November.
Menurut pelatih fisik Timnas U20 Indonesia, Sofie Imam Faizal, sebagian besar pemain yang datang ke pemusatan mulai tanggal 2 Maret 2026 lalu masih perlu mengasah kondisi kebugaran.
“Secara umum, kondisi fisik pemain yang datang pada training camp bulan Maret masih memerlukan peningkatan,” ujar pelatih yang biasa disapa Sofie itu kepada KOMPAS.com.
Sebagai informasi, mayoritas pemain Timnas U20 saat ini berasal dari kompetisi Elite Pro Academy (EPA) yang menjadi wadah pembinaan pemain muda di level klub.
Namun di sisi lain, ada juga beberapa pemain yang bermain di Liga 3 yang masa kompetisinya relatif singkat, yakni sekitar tiga bulan.
Selain itu, terdapat pemain yang terdaftar di klub Liga 1 dan Liga 2 tetapi belum mendapatkan banyak kesempatan bermain.
Sehingga perbedaan ritme kompetisi tersebut membuat kondisi fisik para pemain tidak berada pada level yang sama ketika bergabung dalam pemusatan latihan timnas.
Fokus Evaluasi Selama Pemusatan Latihan
Melihat kondisi tersebut, tim pelatih memanfaatkan training camp sebagai momen penting untuk melakukan observasi dan evaluasi terhadap kemampuan fisik para pemain.
Sofie Imam Faizal menjelaskan bahwa proses tersebut tidak sekadar melihat kondisi fisik secara umum saja.
“Fokus pada training camp kali ini adalah untuk mengamati dan mengevaluasi sejauh mana para pemain mampu memanfaatkan kapasitas fisik mereka dalam aktivitas bermain,” kata Sofie Imam.
Pemain Timnas U20 Indonesia menjalani latihan yang menjadi bagian dari pemusatan latihan di Gelora 10 November Surabaya, Jawa Timur, Kamis (5/3/2026) malam.
Evaluasi tersebut juga dilakukan dengan mengacu pada filosofi permainan yang diterapkan oleh pelatih Timnas U20 Indonesia, Nova Arianto.
Program latihan fisik yang dijalankan pun disusun agar selaras dengan pendekatan permainan yang ingin dibangun oleh tim pelatih.
Selama pemusatan latihan ini, Sofie Imam Faizal juga melakukan analisis menyeluruh terhadap kondisi fisik setiap pemain.
“Hasil analisis tersebut akan menjadi dasar evaluasi untuk mengetahui tingkat kesiapan fisik pemain serta sebagai acuan dalam perencanaan program pada training camp berikutnya,” imbuhnya.
Mengacu Pada Standar Sepak Bola Asia
Dalam proses pengembangan fisik pemain, tim pelatih tidak hanya melihat kebutuhan tim saat ini.
Tetapi, juga mengacu pada standar performa sepak bola di level Asia yang menuntut intensitas permainan lebih tinggi.
“Sehingga pengembangan kondisi fisik pemain Timnas U20 dapat diarahkan agar mampu bersaing secara optimal pada level tersebut,” pungkas Sofie Imam.
Seperti diketahui Reno Salampessy dkk menjalani pemusatan latihan sebagai persiapan menghadapi ASEAN Championship 2026 pada 11-14 Juni mendatang dan Kualifikasi Piala Asia U20 2027 pada 29 Agustus hingga 6 September.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang