Resep Brongkos Creamy Tanpa Santan, Hidangan Keraton Cocok Jadi Menu Lebaran
Di tengah dominasi hidangan Lebaran seperti opor ayam, rendang, atau sambal goreng ati, Indonesia sebenarnya memiliki banyak kuliner tradisional yang tak kalah kaya rasa untuk dihidangkan saat Hari Raya. Salah satu hidangan yang menyimpan sejarah panjang adalah Brongkos Yogyakarta, sajian berkuah khas dari Yogyakarta yang dahulu dikenal sebagai hidangan istimewa di lingkungan keraton.
Kuliner ini diyakini telah dikenal sejak masa Kerajaan Mataram Islam, ketika berbagai masakan dengan racikan rempah khas Jawa berkembang di lingkungan bangsawan. Brongkos memiliki ciri khas kuah berwarna cokelat kehitaman yang berasal dari kluwek, dipadukan dengan bumbu rempah yang menghasilkan rasa gurih, manis, dan kaya bumbu. Scroll untuk tahu resepnya, yuk!
Secara tradisional, brongkos berisi potongan daging sapi, kacang tolo, tahu, serta telur rebus yang dimasak perlahan hingga bumbunya meresap sempurna. Hidangan ini bahkan disebut sebagai salah satu makanan favorit Sri Sultan Hamengkubuwono IX dan Sri Sultan Hamengkubuwono X, dan hingga kini masih dapat ditemukan di sejumlah rumah makan yang menyajikan kuliner khas Keraton Yogyakarta.
Selain memiliki sejarah panjang, brongkos juga kerap hadir dalam berbagai momen kebersamaan keluarga di wilayah Jawa, termasuk saat Idul Fitri. Kuahnya yang kaya rempah dengan tekstur sedikit kental membuat hidangan ini cocok disantap bersama ketupat atau nasi hangat ketika keluarga berkumpul.
Seiring berkembangnya tren kuliner modern, hidangan klasik seperti brongkos mulai jarang terdengar di kalangan generasi muda. Padahal, menu ini dapat menjadi alternatif menarik untuk menghadirkan variasi hidangan Lebaran yang tetap autentik dengan cita rasa Nusantara.
Resep Brongkos Creamy untuk Hidangan Lebaran
Bahan Utama
- 500 gram daging sapi (sandung lamur/brisket)
- 2 butir telur rebus
- 100 gram tahu goreng (opsional)
- 1,5 liter air
- 200 ml susu evaporasi Dairy Champ
- 3 lembar daun salam
- 3 lembar daun jeruk
- 2 cm lengkuas, geprek
- Minyak secukupnya
Bumbu Halus
- 6 bawang merah
- 4 bawang putih
- 3 butir kemiri sangrai
- 2–3 buah kluwek, ambil isinya
- 1 sendok teh ketumbar sangrai
- ½ sendok teh jintan
- ½ sendok teh lada
- ¼ sendok teh pala bubuk
- Garam dan gula jawa secukupnya
Cara Membuat
- Rebus daging sapi menggunakan metode 5:30:7: rebus selama 5 menit dalam air mendidih dengan api besar, matikan api dan diamkan 30 menit dengan panci tertutup, lalu rebus kembali selama 7 menit.
- Buang buih yang muncul agar kuah tetap jernih, lalu saring kaldu dan sisihkan sebagai kuah.
- Angkat daging yang sudah empuk, potong-potong ukuran 3–4 cm, lalu sisihkan.
- Seduh kluwek dengan air panas, larutkan isinya, lalu saring.
- Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum. Masukkan daun salam, daun jeruk, dan lengkuas, lalu tumis hingga matang.
- Masukkan potongan daging, tahu, dan telur rebus ke dalam tumisan bumbu.
- Tuang kembali kaldu rebusan daging.
- Masak dengan api kecil sekitar 20 menit agar bumbu meresap.
- Setelah kuah mendidih dan bumbu meresap, kecilkan api.
- Tuang susu evaporasi, aduk perlahan hingga tercampur rata.
- Koreksi rasa dengan garam atau gula jawa jika diperlukan.
- Masak sekitar 5 menit hingga rasa menyatu, lalu sajikan bersama ketupat.
Marketing Manager PT Etika Beverages Indonesia, Dodi Afandi, mengatakan, menghadirkan kembali hidangan tradisional seperti brongkos dapat menjadi cara menarik untuk menambah variasi menu Lebaran di rumah.
“Lebaran adalah momen istimewa bagi keluarga Indonesia untuk berkumpul sambil menikmati hidangan terbaik. Melalui resep Brongkos Yogyakarta ini, kami ingin mengajak masyarakat menghadirkan variasi menu Lebaran yang berbeda namun tetap autentik dan kaya cita rasa Nusantara,” ujar Dodi dalam keterangannya, dikutip Sabtu 14 Maret 2026.
Inspirasi resep ini juga dibagikan oleh kreator konten kuliner Nurul Insiyah, yang dikenal melalui akun Instagram @dapur.bu.aya.
“Saya memilih brongkos karena cita rasanya sangat khas, perpaduan gurih, manis, dan rempah yang kaya dari kluwek, sehingga menghadirkan rasa hangat dan nostalgia saat dinikmati bersama keluarga. Dalam resep ini saya juga menggunakan susu evaporasi Dairy Champ sebagai pengganti santan karena tetap memberikan tekstur kuah yang creamy dan gurih, namun tidak terlalu kental sehingga cocok dipadukan dengan ketupat Lebaran. Inovasi ini menghadirkan sajian ketupat brongkos yang tetap kaya rasa, tetapi terasa lebih ringan,” ujarnya.