Resep Puding Lumut Santan, Ide Takjil Manis Segar untuk Buka Puasa

santan, buka puasa, puding, puding lumut, Resep Puding Lumut Santan, Ide Takjil Manis Segar untuk Buka Puasa

Mencari ide takjil untuk berbuka puasa? Puding lumut bisa menjadi salah satu pilihan tepat bagi kamu.

Teksturnya yang lembut dengan perpaduan rasa manis dan gurihnya santan membuat kudapan ini sangat cocok disantap bersama keluarga di rumah.

Warna hijaunya yang alami berasal dari air daun suji dan pandan, memberikan aroma harum yang menggugah selera.

Selain cocok sebagai hidangan buka puasa, puding ini juga nikmat disantap sebagai camilan saat berkumpul di malam hari.

Melansir dari Sajian Sedap, berikut adalah cara membuat puding lumut yang praktis di rumah dengan waktu sekitar 45 menit untuk empat porsi.

Bahan-bahan

  • 1 bungkus agar-agar bubuk
  • 150 gram gula pasir
  • 1 butir telur
  • 125 ml santan kental (dari 1/4 butir kelapa)
  • 350 ml air
  • 50 ml air suji (hasil blender dari 50 lembar daun suji dan 5 lembar daun pandan)
  • 1/8 sdt garam
  • Air jeruk nipis secukupnya

Cara membuat puding lumut

  1. Siapkan telur: kocok lepas telur bersama sedikit air jeruk nipis. Penambahan jeruk nipis bertujuan untuk mengurangi aroma amis pada telur
  2. Campur bahan: campurkan kocokan telur dengan semua bahan lainnya (agar-agar, gula, santan, air, air suji, dan garam) ke dalam panci. Aduk hingga tercampur rata.
  3. Masak adonan: masak di atas api sedang sambil terus diaduk hingga mendidih. Setelah mendidih, kecilkan api dan biarkan sejenak sampai santan mulai terpisah
  4. Cetak puding: tuangkan adonan ke dalam cetakan agar-agar (tulban) yang sebelumnya sudah dibasahi dengan air agar puding mudah dilepas nantinya
  5. Proses akhir: tunggu hingga uap panasnya hilang. Kamu bisa mengaduknya perlahan dengan tusuk sate untuk menciptakan motif lumut yang lebih merata
  6. Dinginkan: masukkan ke dalam lemari es. Sajikan dalam keadaan dingin agar lebih segar
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang