Resep Rawon Daging Sapi Khas Jawa Timur, Kuah Hitam Gurih dan Bumbu Meresap
Rawon menjadi salah satu kuliner yang teringat saat membahas Jawa Timur, mulai dari Surabaya hingga Pasuruan.
Ciri khas sup daging sapi ini ada pada kuah hitamnya yang unik, yang dihasilkan dari penggunaan kluwek untuk menciptakan warna gelap alami dan rasa gurih yang khas.
Rawon bukan sekadar kuliner biasa, melainkan memiliki warisan sejarah. Melansir dari Wonderful Indonesia Kemenpar, sup hitam ini diyakini sudah ada sejak zaman Mataram Kuno dan Majapahit, hidangan ini kerap disajikan dalam jamuan istana serta upacara adat.
Bagi kamu yang ingin menghadirkan sajian ini di meja makan, melansir dari laman Pemerintah Provinsi Jambi, berikut adalah panduan lengkap membuat rawon daging sapi.
Bahan-bahan
1. Bahan utama
- 500 gram daging sapi bagian sandung lamur (potong sesuai selera).
- 3 liter air
- 7 lembar daun jeruk dan 3 batang serai (geprek).
- 1 sendok makan air asam jawa.
- Garam, gula pasir, dan kaldu bubuk rasa sapi secukupnya.
2. Bumbu halus
- 10 siung bawang merah dan 7 siung bawang putih.
- 7 buah keluak (ambil isinya).
- 5 butir kemiri (sangrai) dan 1 cm kunyit (bakar).
- 50 ml minyak goreng untuk menumis.
3. Bahan pelengkap
- Nasi putih hangat
- Taoge pendek segar
- Telur asin
- Emping
- Sambal
- Irisan daun bawang
- Jeruk nipis
Langkah-langkah memasak Rawon
- Rebus daging: didihkan air dalam panci besar, masukkan potongan daging sapi. Rebus hingga daging terasa empuk.
- Tumis bumbu: Sambil menunggu daging, tumis bumbu halus bersama serai dan daun jeruk. Pastikan tumisan benar-benar matang dan aromanya harum.
- Campurkan: masukkan tumisan bumbu tersebut ke dalam panci yang berisi rebusan daging.
- Bumbui: tambahkan air asam jawa, garam, gula, dan kaldu sapi.
- Masak hingga meresap: lanjutkan proses memasak hingga bumbu meresap sempurna ke dalam daging.
- Penyajian: angkat dan sajikan rawon di mangkuk. Lengkapi dengan taoge pendek, telur asin, dan perasan jeruk nipis.
Tips memasak Rawon
- Pilih daging yang tepat: gunakan bagian sandung lamur. Lemak ini akan memberikan rasa gurih alami pada kuah rawonmu.
- Ciri keluak yang bagus: pilih keluak yang sudah tua dengan warna bagian dalam hitam kecokelatan untuk hasil warna kuah yang pekat.
- Waspadai rasa pahit: sebelum diulek atau dicampur dengan bumbu lain, sebaiknya cicipi sedikit semua kluwek yang sudah dikupas. Pastikan tidak ada yang terasa pahit agar rasa rawon tetap terjaga.