Resep Ayam Bakar Teflon Gurih Manis: Daging Empuk, Bumbu Meresap Sampai Dalam
Perpaduan rasa gurih, manis, dan aroma bumbu yang terpanggang membuat menu ayam bakar cocok disantap kapan saja, baik untuk makan bersama keluarga maupun acara santai di rumah.
Kini, membuat ayam bakar tak harus selalu menggunakan arang. Teknik ayam bakar teflon semakin populer karena lebih praktis, minim asap, dan bisa dilakukan di dapur rumah tanpa peralatan khusus.
Meski begitu, tantangan utamanya tetap sama, yaitu bagaimana membuat daging ayam empuk dan bumbu meresap hingga ke bagian dalam.
Rahasia ayam bakar teflon yang lezat terletak pada proses ungkep. Bumbu yang tepat dan waktu memasak yang pas akan membuat ayam matang sempurna, tidak alot, serta tetap juicy saat dibakar.
Mengacu pada resep karya Restu Utami Dewi dalam buku Go Kitchen 2 (2019) terbitan Kawan Pustaka, berikut panduan lengkap membuat ayam bakar teflon yang wangi dan menggoda selera.
Bahan utama ayam bakar
- 1 ekor ayam, potong menjadi 4 atau 8 bagian (bisa ayam negeri, pejantan, atau ayam kampung sesuai selera)
- Air perasan 1 buah jeruk nipis
- 2 batang serai, memarkan
- 5 lembar daun salam
- 500 ml air
- 1 sendok makan margarin
Bumbu halus
- 10 siung bawang putih
- 7 butir bawang merah
- 1 ruas jahe (sekitar 50 gram)
Bumbu tambahan
- 2 sendok teh garam
- 15 gram asam Jawa
- 150 gram kecap manis
- 80 gram gula merah, sisir
Ilustrasi ayam bakar teflon.
Cara membuat ayam bakar teflon
1. Cuci bersih potongan ayam, lalu lumuri dengan air jeruk nipis. Diamkan sekitar 15 menit untuk membantu menghilangkan bau amis dan membuat daging lebih segar.
2. Masukkan ayam ke dalam wajan, tambahkan serai, daun salam, bumbu halus, dan air. Masak dengan api sedang hingga mendidih.
3. Setelah itu, masukkan garam, asam Jawa, kecap manis, dan gula merah. Ungkep ayam hingga empuk dan bumbu menyusut serta meresap ke dalam daging. Dengan teknik ungkep yang tepat, ayam bakar teflon tetap bisa empuk, juicy, dan kaya rasa meski tanpa dibakar di atas arang.
4. Jika ayam sudah matang, angkat dan sisihkan. Saring atau tuang sisa bumbu ungkep ke dalam mangkuk, lalu tambahkan margarin dan aduk hingga tercampur rata. Bumbu ini akan digunakan sebagai olesan saat membakar ayam.
5. Panaskan teflon, panggang ayam hingga permukaannya kecokelatan dan harum. Olesi ayam secara berkala dengan sisa bumbu sambil dibolak-balik agar warnanya merata dan rasanya semakin kaya.
Setelah ayam bakar teflon matang sempurna, angkat dan sajikan selagi hangat. Ayam bakar ini paling nikmat disantap dengan nasi putih, sambal, dan lalapan segar.
Cara ungkep ayam agar empuk
Teknik ungkep ayam yang benar dimulai dengan memotong ayam menjadi ukuran sedang agar bumbu mudah meresap, lalu melumurinya dengan air jeruk nipis dan sedikit garam selama 10–15 menit untuk menghilangkan bau amis dan membuka pori daging.
Ayam kemudian dimasukkan ke wajan bersama bumbu halus, serai, daun salam, dan air dalam kondisi api masih mati, lalu dimasak dengan api sedang hingga mendidih dan dilanjutkan dengan api kecil sambil wajan ditutup.
Proses ini membantu uap panas melunakkan daging dari dalam, sehingga ayam empuk tanpa alot.
Ungkep dilakukan hingga air menyusut dan bumbu mengental, lalu ayam siap dibakar menggunakan teflon dengan sisa bumbu sebagai olesan agar hasilnya juicy, harum, dan bumbu menempel sempurna.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang