Kumpulan Resep Bumbu Kuning, Bumbu Putih, dan Bumbu Merah untuk Sop hingga Soto

Bumbu dasar menjadi fondasi penting dalam masakan Nusantara. Dari satu racikan bumbu dasar, berbagai hidangan bisa diolah tanpa perlu mengulek ulang setiap kali memasak.
Cara ini tidak hanya menghemat waktu, tetapi juga membuat rasa masakan lebih konsisten.
Bumbu kuning, bumbu putih, dan bumbu merah termasuk tiga bumbu dasar yang paling sering digunakan dalam dapur rumahan.
Ketiganya bisa diaplikasikan untuk beragam menu, mulai dari sop sederhana hingga soto berempah.
Memahami komposisi dan fungsi masing-masing bumbu dasar membantu proses memasak menjadi lebih efisien.
Cukup siapkan bumbu dasar lebih awal, lalu sesuaikan dengan jenis masakan yang ingin dibuat.
Melansir Buku “Masak Praktis dengan 3 Bumbu Dasar ala Sisca Sowitomo” (2012) karya Sisca Soewitomo terbitan Gramedia Pustaka Utama, berikut kumpulan resep dasar bumbu kuning, bumbu putih, dan bumbu merah untuk masakan Indonesia.
Bumbu dasar kuning
Berikut bahan dan cara membuat bumbu kuning, cocok sebagai bumbu dasar soto.
Bahan bumbu kuning
- Bawang merah: 300 gram
- Bawang putih: 200 gram
- Kunyit: 100 gram, bakar
- Garam: 1 sendok teh
- Merica butir: 1 sendok teh
- Air: 200 mililiter
- Minyak goreng: 200 mililiter
- Daun salam
- Daun jeruk
- Serai
- Jahe
- Lengkuas
Cara membuat bumbu kuning
- Haluskan bawang merah, bawang putih, kunyit, garam, merica, dan air.
- Masak bumbu halus hingga air menyusut, tambahkan minyak goreng, daun salam, daun jeruk, serai, jahe, dan lengkuas, tumis hingga harum dan matang, angkat.
- Hilangkan uap panas, masukkan dalam wadah bersih yang kedap udara, simpan dalam lemari es untuk diolah menjadi bumbu masakan.
- Hasil dari resep di atas sekitar 600 gram.
Bumbu dasar putih
Seperti namanya, bumbu putih memiliki warna pucat dan cocok untuk masakan seperti semur, sop, hingga nasi goreng.
Bahan bumbu putih
- Kemiri: 100 gram, sangrai
- Ketumbar: 25 gram, sangrai
- Bawang merah: 25 gram
- Bawang putih: 100 gram
- Garam: 2 sendok teh
- Merica butir: 2 sendok teh
- Air: 200 mililiter
- Minyak goreng: 100 mililiter
- Daun salam
- Daun jeruk
- Serai
- Jahe
- Lengkuas
Cara membuat bumbu putih
- Siapkan blender, haluskan kemiri, ketumbar, bawang merah, bawang putih, garam, merica bubuk, dan air.
- Masak bumbu hingga air mengering, lalu tambahkan minyak goreng, daun salam, daun jeruk, batang serai, jahe, dan lengkuas, tumis hingga harum dan matang.
- Hilangkan uap panas, lalu masukkan ke dalam wadah bersih, dan simpan ke dalam kulkas.
- Resep ini menghasilkan sekitar 600 gram bumbu putih
Bumbu dasar merah
Jika kamu ingin membuat hidangan khas Indonesia dengan cita rasa pedas gurih seperti gulai, ayam taliwang, balado, atau rica-rica, berikut bahan dan cara membuatnya.
Bahan bumbu merah
- Cabai merah besar: 500 gram
- Bawang merah: 200 gram
- Bawang putih: 150 gram
- Garam: 2 sendok teh
- Merica bubuk: 1 sendok teh
- Terasi goreng: 2 sendok makan
- Air: 150 mililiter
- Minyak goreng: 100 mililiter
- Daun salam
- Daun jeruk
- Serai
- Jahe
- Lengkuas
Cara membuat bumbu merah
- Haluskan cabai merah, bawang merah, bawang putih, garam, merica, terasi, dan air.
- Masak bumbu merah, tambahkan daun salam, daun jeruk, serai, jahe, dan lengkuas hingga airnya habis.
- Masukkan minyak groeng, masak hingga matang dan harum, lalu angkat.
- Setelah uap panas hilang, masukkan bumbu merah ke dalam wadah bersih, tutup rapat, dan simpan ke dalam kulkas.
- Dari resep di atas dapat menghasilkan sekitar 700 gram bumbu.
Penyimpanan ketiga bumbu tersebut di kulkas dapat bertahan 5-7 hari, sementara jika disimpan di dalam freezer bisa lebih lama hingga satu bulan.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang