Resep Spikoe Kuno Lembut, Ringan, dan Berlapis, Pakai Berapa Telur?

lapis surabaya, spikoe kuno, spikoe lembut, Resep Spikoe Kuno Lembut, Ringan, dan Berlapis, Pakai Berapa Telur?

Spikoe kuno dikenal sebagai salah satu kue legendaris yang lekat dengan kuliner Jawa Timur, khususnya Surabaya.

Teksturnya yang lembut, ringan, dan berlapis sederhana adalah ciri khas makanan yang kerap disebut sebagai lapis surabaya tersebut.

Spikoe dengan resep kuno memang dikenal menggunakan cukup banyak telur, itulah yang membuat sajian ini lembut saat digigit.

Jika kamu ingin membuat spikoe sendiri di rumah, berikut resep dari Tintin Rayner dalam Buku “Simple & Moist Cake” (2017) terbitan Kawan Pusta, yang dapat kamu ikuti.

Bahan spikoe

Untuk membuat spikoe pakai resep kuno, bahan yang dibutuhkan dibagi ke dalam empat bagian.

Bahan A

  • Kuning telur: 35 butir
  • Gula pasir: 200 gram, pilih yang butirannya kecil
  • Pasta vanila: 1 sendok teh, pilih kualitas terbaik

Bahan B

  • Tepung terigu protein rendah: 75 gram
  • Tepung maizena: 15 gram
  • Susu bubuk: 10 gram

Bahan C

  • Salted butter: 250 gram
  • Margarin: 50 gram
  • Susu kental manis: 1 sendok makan

Bahan D

  • Pasta cokelat atau dapat menggunakan cokelat bubuk yang sudah dicairkan

Bahan filling

  • Selai stroberi

Cara membuat spikoe

Setelah seluruh bahan disiapkan, berikut cara membuat spikoe kuno:

  1. Mikser bahan A hingga teksturnya kental, pucat, dan mengembang. Adonan yang benar akan jatuh perlahan dan meninggalkan jejak yang tidak mudah hilang ketika dijatuhkan dari whisk.
  2. Mikser bahan C, pastikan adonan benar-benar sampai berwarna putih mengembang ringan agar tekstur akhir dari spikoe lembut namun tetap ringan.
  3. Campur bahan A dan C, tuang perlahan dengan spatula hingga rata. Ingat, kedua bahan ini memiliki warna yang sangat mirip, jadi pastikan pengadukan benar-benar rata agar hasil akhir spikoe tidak keras.
  4. Masukkan bahan B sambil diayak, aduk menggunakan spatula sampai rata.
  5. Bagi 3 bagian di tiga loyang yang masing-masing memiliki ukuran 24 sentimeter dan sudah dialasi kertas roti.
  6. Satu bagian diberi pasta cokelat atau bubuk cokelat yang dicairkan, sementara dua bagian lainnya dibiarkan dengan warna kuning atau asli.
  7. Panggang ketiga loyang di suhu 180 derajat Celcius selama 25 menit atau sampai matang.
  8. Setelah matang, keluarkan dari rak ketika sudah dingin.
  9. Olesi selai, tumpuk posisi dengan adonan cokelat di tengah.

Setelah matang, spikoe kuno siap disajikan dengan cara dipotong menggunakan pisau tajam agar hasilnya rapi.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang