Resep Roti Tanpa Ulen, Tanpa Mixer, Praktis untuk Pemula
Banyak orang mengira membuat roti itu merepotkan karena harus mengulen lama atau memakai mixer khusus.
Padahal, teknik pembuatan resep roti tanpa ulen, tanpa mixer kini semakin populer karena praktis dan ramah untuk pemula.
Diadaptasi dari buku 36 Baking Days: Bikin Roti Tanpa Ulen, Tanpa Mikser (2023) oleh Risa Andithia terbitan Kawan Pustaka, metode ini memanfaatkan proses proofing sebagai “pengganti” ulen.
Dalam artikel ini, kamu akan menemukan bahan dasar roti putih tanpa ulen, langkah-langkah pembuatannya, tips proofing, hingga trik agar roti tetap lembut dan empuk seperti bakery.
Ilustrasi mengempiskan adonan roti untuk mengurangi gas.
Teknik Proofing: Kunci Keberhasilan
Setidaknya dilakukan empat kali proofing, proses ini menggantikan kegiatan mengulen. Proofing pertama memakan waktu 30–45 menit hingga adonan mengembang dua kali lipat. Menggunakan wadah air panas sebagai sumber kelembapan membantu adonan naik lebih stabil.
Antara setiap proofing, ada teknik melipat adonan dengan dua jari sebanyak 20 kali. Lipatan ini membentuk pori-pori roti sehingga hasil akhirnya empuk, tidak padat.
Fungsi Susu Evaporasi dalam Resep
Salah satu bahan yang membedakan resep roti tanpa ulen ini adalah penggunaan susu evaporasi. Bahan ini memberi kelembutan ekstra dan rasa susu yang lebih kaya. Hasilnya adalah roti yang lembut dan harum ketika dipanggang yang mirip roti dari toko bakery.
Final Proofing dan Pemanggangan
Setelah tahap proofing terakhir, adonan dibagi sesuai kebutuhan, diisi selai atau topping sesuai selera, lalu dibentuk dan didiamkan lagi hingga mengembang. Tahap ini disebut final proofing.
Roti kemudian dipanggang pada suhu 190°C selama 15 menit. Hasilnya adalah roti berwarna kuning keemasan, lembut, dan ringan saat disentuh.
Ilustrasi adonan roti.
Resep Roti Tanpa Ulen, Tanpa Mixer
Bahan:
- 300 gram tepung terigu protein tinggi
- 50 gram gula pasir
- 1 sdt ragi instan
- 4 sdt garam
- 1 butir telur (50–55 gram)
- 50 gram unsalted butter, dilelehkan
- 130 gram susu UHT plain
- 25 gram susu evaporasi
Cara Membuat Roti Tanpa Ulen, Tanpa Mixer
- Campurkan tepung, gula pasir, dan ragi ke dalam mangkuk. Aduk ringan dengan dua jari hingga rata dan ragi tertutup dengan tepung.
- Tambahkan garam, lalu aduk hingga tercampur merata.
- Buat lubang di tengah adonan tepung. Sisihkan sebentar.
- Dalam wadah lain, kocok lepas telur, butter cair, susu UHT, dan susu evaporasi.
- Tuang campuran cair tersebut ke dalam adonan tepung, lalu aduk ringan menggunakan dua jari hingga rata, sampai tidak ada tepung kering yang tersisa.
- Bersihkan pinggiran mangkuk dengan spatula dan bentuk adonan menjadi bulat. Tutup dengan plastik wrap.
- Proofing pertama: diamkan 30–45 menit sampai mengembang dua kali lipat.
- Setelah itu lakukan gerakan lipat dengan dua jari sebanyak 20 kali.
- Proofing kedua, tutup kembali dan diamkan hingga kembali mengembang dua kali lipat. Lakukan lipatan adonan sebanyak 20 kali lagi.
- Ulangi proses hingga proofing ketiga dan keempat, setiap tahap selalu diakhiri dengan pelipatan adonan metode dua jari.
- Setelah selesai proofing, bagi adonan sesuai kebutuhan dan istirahatkan selama 10 menit.
- Adonan boleh diberi isian (meses, keju, sosis, cokelat, dll) lalu dibentuk.
- Final proofing: diamkan kembali sampai mengembang 2x lipat.
- Panggang dalam oven suhu 190°C api atas-bawah selama 15 menit hingga matang dan berwarna keemasan.
Tips Tambahan
- Susu evaporasi memberi tekstur roti lebih lembut
- Ragi aktif + kesabaran = roti mengembang sempurna
- Jika tidak punya proofer, taruh mangkuk adonan di rak atas dan mangkuk berisi air panas di rak bawah dalam box tertutup