Resep Soto Lamongan dengan Kuah Gurih Khas Jawa Timur
- Soto Lamongan adalah salah satu hidangan berkuah hangat khas dari Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.
Dikenal dengan kuahnya yang kaya rempah dan rasa gurih yang khas, soto ini biasanya disajikan dengan tambahan soun, taburan koya, daging ayam, dan telur rebus.
Tidak perlu pergi jauh ke Jawa Timur, kini Anda bisa mencoba membuat Soto Lamongan sendiri di rumah dengan resep yang dilansir dari “Aneka Resep Hidangan Khas Daerah” karya Nunung Yuli Eti (2019) terbitan Saka Mitra Kompetensi.
Soto Lamongan
Bahan-Bahan Soto Lamongan
- 1 ekor ayam kampung
- 4 butir telur ayam (rebus)
- 1 tangkai seledri (iris)
- 1 ikat soun (rebus dan tiriskan)
- 3 lembar kol putih
Bumbu Soto Lamongan
- 1 sendok makan bawang merah goreng
- 1 sendok teh bawang putih goreng
- 3 cm kunyit
- Garam secukupnya
- 3 sendok makan minyak goreng
- 5 siung bawang merah (haluskan)
- 4 siung bawang putih (haluskan)
- 1 sendok teh ketumbar
- 10 butir kemiri
- 5 butir merica
- 3 cm jahe (memarkan)
- 3 lembar daun salam
- 3 cm lengkuas (memarkan)
- 2 biji cengkeh
Ilustrasi soto lamongan dengan berbagai isian yang mengenyangkan dan harga terjangkau.
Cara Membuat Soto Lamongan
- Cuci bersih daging ayam, kemudian rebus hingga daging ayam empuk. Setelah itu, potong-potong daging ayam dan sisihkan.
- Tumis bawang merah yang telah dihaluskan hingga layu, kemudian masukkan bawang putih dan tumis hingga harum.
- Haluskan kunyit, ketumbar, kemiri, dan merica, lalu masukkan ke dalam tumisan bawang. Tambahkan kaldu ayam sedikit demi sedikit sambil menumis bumbu.
- Masukkan jahe, daun salam, cengkeh, dan lengkuas ke dalam kuah kaldu. Masak hingga mendidih dan koreksi rasa dengan menambahkan garam serta penyedap.
- Matikan kompor dan sisihkan kuah soto Lamongan.
Cara Menghidangkan Soto Lamongan
- Masukkan soun, kol, daging ayam yang sudah dipotong-potong, dan daun seledri ke dalam mangkuk.
- Siram dengan kuah soto yang sudah disiapkan.
- Tambahkan telur rebus, bawang merah goreng, dan bawang putih goreng di atasnya.
- Peras sedikit jeruk nipis untuk rasa segar, lalu sajikan selagi hangat.
Sejarah Soto Lamongan
Dilansir dari Antara, Soto Lamongan bukan hanya terkenal karena rasanya yang enak, tetapi juga karena sejarahnya yang menarik.
Berasal dari Lamongan, Jawa Timur, soto ini merupakan hidangan yang mudah ditemukan di berbagai sudut Indonesia, terutama di pinggir jalan.
Ciri khas soto Lamongan adalah kuahnya yang berwarna kuning dengan rasa rempah yang kaya dan penambahan koya udang yang memberikan cita rasa gurih khas.
Pengaruh Budaya dalam Soto Lamongan
Soto Lamongan terbentuk dari perpaduan berbagai pengaruh budaya yang ada di Lamongan. Hidangan ini menggabungkan tradisi kuliner Cina, Jawa, dan Eropa.
Pengaruh kuliner Cina terlihat jelas dari penggunaan soun, kecap, dan tauge, bahan-bahan yang dibawa oleh masyarakat peranakan Cina.
Sementara itu, penggunaan kunyit, jahe, lengkuas, dan daun salam mencerminkan tradisi kuliner Jawa yang dipengaruhi budaya India. Sedangkan jejak kuliner Eropa bisa dilihat dari penggunaan ketumbar, merica, seledri, dan kol.
Sejarah Soto Lamongan dan Buyut Bakal
Soto Lamongan juga memiliki kaitan erat dengan sejarah Dusun Kebontengah, Kecamatan Deket, Lamongan, yang dipercaya sebagai tempat makam Buyut Bakal, juru masak Sunan Giri.
Menurut kepercayaan setempat, Buyut Bakal berperan dalam pengembangan soto Lamongan, yang kini menjadi salah satu mata pencaharian masyarakat di daerah tersebut.
Koya, Ciri Khas Soto Lamongan
Soto Lamongan memiliki ciri khas berupa koya, campuran kerupuk udang dan bawang putih goreng yang ditumbuk halus.
Koya ini tidak hanya memberikan rasa gurih yang lebih dalam, tetapi juga menambah tekstur menarik pada kuah soto, menjadikannya berbeda dari soto-soto lainnya di Indonesia.
Sebagian artikel telah tayang di Kompas.com dengan judul: .
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.