Resep Keripik Tempe Tanpa Pengawet, Renyah Berbulan-bulan Pakai 1 Tepung
Keripik tempe jadi salah satu camilan legendaris khas Indonesia yang tak pernah lekang oleh waktu.
Rasanya gurih, teksturnya renyah, dan bisa jadi teman makan nasi hingga camilan santai.
Namun, banyak orang kesulitan membuat keripik tempe yang tetap garing lama tanpa pengawet. Kuncinya ternyata ada pada pemilihan tepung yang digunakan.
Dikutip dari buku “1500 Resep Makanan Sehat Segala Usia” (2013) karya Hindah Muaris, terbitan PT Gramedia Pustaka Utama, berikut cara membuat keripik tempe tipis dan renyah tahan lama hanya dengan satu jenis tepung.
Bahan Keripik Tempe Tanpa Pengawet
- 500 gram tempe Malang, potong tipis-tipis berbentuk kotak
- 250 gram tepung beras
- 5 lembar daun jeruk purut, iris halus
- 250 ml air
- 500 ml minyak goreng untuk menggoreng
Bumbu Halus
- 3 siung bawang putih
- 10 butir kemiri
- 1 sdt ketumbar
- 1 sdt garam
Ilustrasi keripik tempe untuk camilan di rumah.
Cara Membuat Keripik Tempe Renyah Tanpa Pengawet
- Siapkan wadah bersih, lalu masukkan tepung beras. Tambahkan bumbu halus yang sudah diulek dan aduk rata.
- Tuang air sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga adonan menjadi licin tanpa gumpalan. Tambahkan irisan daun jeruk purut untuk aroma yang segar dan khas.
- Panaskan minyak dalam wajan dengan api sedang. Celupkan irisan tempe tipis ke dalam adonan tepung satu per satu hingga seluruh permukaannya tertutup.
- Goreng tempe dalam minyak panas hingga benar-benar terendam. Pastikan tidak terlalu banyak potongan tempe dalam wajan agar tidak saling menempel.
- Setelah berwarna kuning keemasan dan kering, angkat dan tiriskan. Pastikan minyak benar-benar tiris agar keripik tidak lembek saat disimpan.
Tips Bikin Keripik Tempe Tetap Garing Lama
- Gunakan tepung beras sebagai bahan utama. Tepung ini menjadi kunci kerenyahan alami tanpa perlu tambahan pengawet.
- Potong tempe sangat tipis, sekitar 1–2 milimeter, supaya cepat kering dan teksturnya lebih garing.
- Gunakan minyak baru agar hasil gorengan lebih bersih dan renyah. Minyak bekas bisa membuat keripik cepat lembek dan berbau tengik.
- Setelah digoreng, dinginkan dulu sebelum disimpan. Masukkan ke wadah kaca atau toples kedap udara.
- Bila ingin lebih tahan lama, masukkan silica gel food grade di dalam toples agar kelembapan tidak merusak kerenyahan keripik.
Ilustrasi keripik tempe sagu.
Kenapa Harus Tepung Beras?
Tepung beras memiliki kadar air rendah dan sifatnya ringan sehingga dapat menghasilkan lapisan renyah tanpa menyerap banyak minyak.
Dibandingkan tepung terigu, hasil gorengan dari tepung beras lebih kering, tipis, dan tidak mudah melempem. Inilah sebabnya tepung beras sering digunakan dalam pembuatan keripik, rempeyek, dan gorengan ringan.
Selain itu, tepung beras juga bebas gluten sehingga cocok bagi kamu yang ingin membuat camilan sehat dan aman untuk anak-anak.
Tips Penyimpanan Keripik Tempe agar Awet Sebulan
Setelah keripik benar-benar dingin, masukkan ke dalam wadah kedap udara atau plastik vakum.
Simpan di tempat yang sejuk dan kering, jauh dari sinar matahari langsung. Dengan cara ini, keripik tempe bisa tahan hingga 1 bulan tanpa tambahan pengawet.
Jika ingin disimpan lebih lama, kamu bisa menghangatkannya kembali di oven suhu rendah selama 5 menit sebelum dikonsumsi agar teksturnya kembali renyah.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.