Donald Trump Tak Peduli soal Partisipasi Iran di Piala Dunia 2026
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa ia tidak peduli dengan keikutsertaan tim nasional Iran di Piala Dunia 2026.
Konflik yang terjadi antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran kini memperluas dampaknya, khususnya di kawasan Teluk.
Hal ini berimbas pada kondisi Iran yang akan berpartisipasi dalam Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Amerika Serikat.
"Saya benar-benar tidak peduli (jika Iran berpartisipasi di Piala Dunia 2026)," tutur Donald Trump dilansir dari Politico.
"Saya pikir Iran adalah negara yang kalah telak (dalam konflik). Mereka sudah kehabisan tenaga," kata Donald Trump menambahkan.
Iran merupakan salah satu kontestan Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Para pemain Iran berpose menjelang pertandingan sepak bola Grup A Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia antara Iran vs Korea Utara di Azadi Sports Complex di Teheran pada 10 Juni 2025. (Photo by ATTA KENARE / AFP)
Iran Dijadwalkan Tanding di Amerika Serikat
Team Melli berada di Grup G Piala Dunia 2026 bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru. Iran dijadwalkan menjalani tiga pertandingan di Amerika Serikat.
Sepasang laga awal Iran di fase grup melawan Selandia Baru dan Belgia dijadwalkan di Stadion SoFi, Los Angeles, pada 16 dan 22 Juni.
Sementara itu, laga terakhir Iran melawan Mesir akan berlangsung di Stadion Lumen Field, Seattle, pada 27 Juni.
Hingga saat ini, asosiasi sepak bola Iran belum memberikan pernyataan resmi mengenai situasi dan masa depan timnas Iran di Piala Dunia 2026.
Pernyataan baru datang dari Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj.
"Dengan apa yang terjadi hari ini, serangan oleh Amerika Serikat itu, kecil kemungkinan kami bisa menatap Piala Dunia," ujar Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, dilansir dari Marca.
Regulasi Mungkinkan FIFA Cari Pengganti Andai Iran Mundur
FIFA juga belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait dampak eskalasi konflik antara AS dan Iran yang diperkirakan akan berlangsung cukup lama.
Namun, jika Iran benar-benar mengundurkan diri dari Piala Dunia 2026, FIFA punya regulasi yang mengatur tentang hal tersebut.
Aturan itu ada di pasal 6 Regulasi Piala Dunia 2026 FIFA, yang diterbitkan tahun lalu. Ketentuan itu memungkinkan FIFA untuk mencari tim pengganti.
“Jika Asosiasi Anggota Peserta mengundurkan diri atau sebuah pertandingan tidak dapat dimainkan atau dihentikan sebagai akibat dari force majeure, badan penyelenggara FIFA yang berwenang (termasuk Tournament Operation Centre) akan memutuskan perkara tersebut berdasarkan kewenangannya sendiri dan mengambil tindakan apa pun yang dianggap perlu."
“Jika Asosiasi Anggota Peserta mana pun mengundurkan diri dan/atau dikeluarkan dari FIFA World Cup 26, FIFA akan memutuskan perkara tersebut berdasarkan kewenangannya sendiri dan mengambil tindakan apa pun yang dianggap perlu. FIFA dapat memutuskan untuk menggantikan Asosiasi Anggota Peserta yang bersangkutan dengan asosiasi lain,” demikian bunyi Regulasi 6.7.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang