UEFA Beri Omar Artan 'Hadiah' Usai Ditolak AS dan Gagal Tampil di Piala Dunia 2026

Omar Artan, Piala Dunia 2026, UEFA, Piala Super Eropa, UEFA Beri Omar Artan 'Hadiah' Usai Ditolak AS dan Gagal Tampil di Piala Dunia 2026

Wasit asal Somalia yang tengah jadi sorotan usai dicekal masuk Amerika Serikat mendapat 'hadiah' istimewa dari UEFA.

Omar Artan gagal menjadi pengadil di Piala Dunia 2026 usai pihak imigrasi Amerika Serikat menolak wasit terbaik Afrika 2925 itu masuk ke wilayah mereka.

Pemerintahan Trump mengklaim bahwa ia memiliki hubungan dengan anggota yang diduga sebagai anggota terorisme.

Artan semula merupakan salah satu dari dari 52 wasit yang dipilih oleh FIFA untuk memimpin laga di Piala Dunia 2026.

Namun karena insiden tersebut, Artan terpaksa dipulangkan ke Istanbul oleh petugas perbatasan AS sebelum kembali ke Somalia.

Kembalinya Artan ke Somalia juga langsung disambut bak pahlawan oleh masyarakat setempat untuk memberi dukungan kepada wasit 34 tahun itu.

UEFA Tunjuk Omar Artan jadi Wasit di Piala Super

Apa yang terjadi oleh Omar Artan mendapat perhatian dari otoritas sepak bola Eropa alias UEFA. 

Melalui rilis resminya belum lama ini, UEFA membuat kejutan untuk Omar Artan dengan menunjuknya sebagai wasit utama di Piala Super Eropa 2026.

Omar Artan akan memimpin laga Paris Saint-Germain vs Aston Villa di Salzburg, pada 12 Agustus mendatang.

Terlepas dari kasus yang baru saja dialami Artan, penunjukannya oleh UEFA tak lain merupakan bentuk kerja sama dengan CAF.

"Keputusan untuk menunjuk Artan sebagai wasit pertandingan Piala Super UEFA telah dibuat dalam kerangka Nota Kesepahaman (“MoU”) yang baru-baru ini ditandatangani antara UEFA dan CAF untuk mendorong kerja sama di berbagai bidang, termasuk perwasitan."

"UEFA dan CAF dipersatukan oleh komitmen bersama untuk mengembangkan sepak bola di semua tingkatan dan mempromosikan nilai-nilai inti persatuan, kesetaraan, dan non-diskriminasi," tulis UEFA melalui rilis resminya.

Omar Artan, Piala Dunia 2026, UEFA, Piala Super Eropa, UEFA Beri Omar Artan 'Hadiah' Usai Ditolak AS dan Gagal Tampil di Piala Dunia 2026

Wasit asal Somalia, Omar Abdulkadir Artan, kehilangan kesempatan bersejarah tampil di Piala Dunia 2026 setelah ditolak masuk ke Amerika Serikat.

Dipuji Presiden UEFA

Sosok Omar Artan dianggap sebagai salah satu wasit muda dengan kaya pengalaman memimpin laga bergengsi.

Penunjukan Omar menjadi bentuk penghargaan dari UEFA atas pencapaian Omar sejauh ini sebagai pengadil.

“Omar Artan adalah wasit muda yang luar biasa namun sudah berpengalaman, yang telah membuktikan dirinya di level kompetisi tertinggi Konfederasi Sepak Bola Afrika," kata  Presiden UEFA Aleksander Ceferin.

“Sepak bola diciptakan untuk menghubungkan orang, dan UEFA ingin menunjukkan rasa hormatnya kepada Omar dan keterampilan perwasitannya yang luar biasa, yang telah membuatnya mendapatkan nominasi bergengsi tersebut. Saya berterima kasih kepada teman saya, Presiden CAF Patrice Motsepe, atas dukungannya yang antusias terhadap inisiatif kami,” tambahnya.

Sementara itu, Presiden CAF Patrice Motsepe juga memberi pujian kepada Omar Artan yang dianggap sebagai wasit kebanggaan rakyat Somalia.

“Omar Artan telah membuat Somalia dan seluruh rakyat benua Afrika sangat bangga....Saya sangat berterima kasih kepada teman saya, Aleksander ?eferin, karena telah memungkinkan Omar Artan untuk memimpin pertandingan Piala Super UEFA 2026.”

“Ini adalah kehormatan besar bagi Omar Artan dan bagi para wasit Afrika, dan juga merupakan contoh yang sangat baik dari sepak bola, yang menyatukan orang-orang dari Afrika dan Eropa serta seluruh dunia,” tutupnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang