Media Internasional Soroti Banyak Bangku Kosong di Pembukaan Piala Dunia Amerika, Apa Penyebabnya?

Media Internasional Soroti Banyak Bangku Kosong di Pembukaan Piala Dunia Amerika, Apa Penyebabnya?
Media Internasional Soroti Banyak Bangku Kosong di Pembukaan Piala Dunia Amerika, Apa Penyebabnya?

 Piala Dunia 2026 di Amerika Utara sejatinya dibuka dengan kemegahan yang sulit ditandingi. Sejumlah nama besar industri hiburan dunia ditampilkan untuk menyemarakkan pesta sepak bola terbesar di planet ini, mulai dari Lisa BLACKPINK, Katy Perry, Anitta, hingga Rema.

Namun di tengah kemeriahan pertunjukan yang disiapkan FIFA dan panitia lokal, perhatian media internasional justru tertuju pada pemandangan lain di tribun stadion.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejumlah laporan media asing menyoroti banyaknya kursi kosong yang terlihat saat seremoni pembukaan dan pertandingan awal Piala Dunia 2026, khususnya pada laga yang digelar di Amerika Serikat.

Banyak bangku kosong terlihat dalam siaran televisi maupun foto-foto yang beredar di media sosial. Fenomena itu memicu perdebatan di kalangan penggemar sepak bola karena terjadi pada ajang yang selama ini selalu identik dengan stadion penuh sesak.

Media Inggris TalkSport melaporkan bahwa tayangan pembukaan yang menampilkan sejumlah artis ternama dunia diwarnai sorotan terhadap banyaknya kursi kosong yang terlihat di SoFi Stadium. Pemandangan tersebut langsung menjadi bahan perbincangan warganet.

Pembukaan Piala Dunia di Amerika

Sorotan serupa juga datang dari kantor berita Reuters. Dalam laporannya, Reuters menyebut isu bangku kosong menjadi salah satu topik yang ramai dibahas pada pekan pertama Piala Dunia 2026.

Lantas, apa penyebabnya?

Menurut laporan Reuters, banyak penggemar mengeluhkan tingginya harga tiket pertandingan Piala Dunia 2026. Harga yang dipatok untuk sejumlah pertandingan disebut jauh lebih mahal dibanding ekspektasi banyak suporter.

Keluhan tersebut muncul di berbagai platform media sosial. Sejumlah suporter menilai biaya untuk menonton langsung pertandingan menjadi terlalu tinggi, terutama bagi keluarga yang ingin datang bersama.

Selain itu, beberapa pertandingan awal juga dimainkan pada jam sore atau hari kerja. Kondisi tersebut dinilai membuat sebagian penonton kesulitan hadir tepat waktu di stadion.

Meski demikian, FIFA membantah anggapan bahwa stadion benar-benar sepi. Mereka menyatakan jumlah penonton yang hadir tetap tinggi dan sebagian kursi kosong yang terlihat di layar televisi bisa disebabkan penonton masih berada di area makanan, toko merchandise, atau belum masuk ke tribun saat seremoni berlangsung.

Terlepas dari kontroversi tersebut, fenomena bangku kosong tetap menjadi salah satu cerita yang paling banyak dibahas pada hari-hari awal Piala Dunia 2026.

Apalagi, edisi kali ini merupakan Piala Dunia pertama yang diikuti 48 negara dan digelar di tiga negara berbeda. Dengan skala sebesar itu, ekspektasi publik terhadap atmosfer stadion pun berada pada level yang sangat tinggi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, laga pembuka antara Meksiko dan Afrika Selatan di Mexico City berlangsung meriah dengan dukungan puluhan ribu suporter tuan rumah. Karena itu, perhatian media internasional lebih tertuju pada sejumlah pertandingan berikutnya yang memperlihatkan area tribun belum terisi penuh.

Piala Dunia 2026 masih panjang. Namun hanya dalam beberapa hari pertama, isu bangku kosong sudah menjadi salah satu topik yang paling ramai diperbincangkan di dunia sepak bola.