Jelang Piala Dunia 2026, Tren Fashion Sporty Chic Mencuri Perhatian

Demam Piala Dunia 2026 tidak hanya terasa di lapangan hijau, dunia fesyen pun turut terpengaruh. Menjelang turnamen sepak bola terbesar dunia itu, gaya sporty chic yang memadukan elemen olahraga dengan sentuhan feminin dan gaya personal jadi tren.
Jersey sepak bola, track jacket, atau tracksuit kini tak lagi identik dengan tribun stadion atau aktivitas olahraga saja. Berbagai item tersebut semakin sering muncul dalam padu padan yang lebih modis, misalnya rok berlapis, aksesori glamor, atau sepatu hak tinggi.
Perubahan ini sejalan dengan pergeseran tren fesyen yang dalam beberapa musim terakhir memang bergerak ke arah gaya yang lebih santai dan atletik dalam bentuk athleisure wear.
Namun, kehadiran Piala Dunia 2026 tampaknya membuat tren tersebut melaju lebih cepat.
Jelang Piala Dunia 2026, Sporty Chic Jadi Tren Fashion
Jersey sebagai estetika, tak lagi dikenakan hanya untuk mendukung tim kesayangan
Tren ini terlihat jelas di panggung mode melalui rancangan para desainer luxury. Desainer Simone Rocha, misalnya, menghadirkan koleksi hasil kolaborasi dengan Adidas yang menggabungkan elemen olahraga dengan detail khas yang feminin dilansir dari Elle.
Jaket olahraga yang dihiasi tarikan ritsleting berbentuk mutiara, sementara kaus kaki menyerupai pelindung tulang kering yang biasa dikenakan atlet di lapangan tampil dengan kristal dan bordir dekoratif.
Di luar runway, tren serupa juga terlihat di jalanan. Jersey sepak bola mulai dipadukan dengan bubble skirt, rok berlapis, atau sneakerina.
Penyanyi Olivia Rodrigo menjadi salah satu figur yang mengaplikasikan style tersebut saat mengenakan jersey FC Barcelona yang dipadukan dengan celana pendek beraksen ruffle.
Sporty chic hadir dengan sentuhan yang lebih personal
Koleksi GAP
Menurut Head of Global Trends and Insights Pinterest, Sydney Stanback, yang menarik dari tren ini adalah bagaimana orang memadupadankan jersey mereka."Kami melihat jersey dipadukan dengan bubble skirt, dipotong menjadi crop top, dimasukkan ke dalam celana kargo, atau dipadukan dengan aksesori untuk pergi malam yang terasa lebih elevated dan personal," ujar Sydney kepada Elle.
Data Pinterest juga menunjukkan minat terhadap fashion bernuansa olahraga terus meningkat menjelang turnamen. Pencarian untuk "World Cup jerseys" melonjak hingga 840 persen, sementara pencarian "baddie tracksuit outfit" meningkat 276 persen, mengutip dari Elle.
Menurut Sydney, fenomena tersebut menunjukkan bahwa pakaian olahraga di era ini menjadi bagian dari ekspresi identitas yang lebih luas.
"Ini bukan lagi soal berpakaian seperti seorang penggemar. Sekarang lebih tentang membangun identitas," pungkasnya.
Kolaborasi fesyen turut memeriahkan Piala Dunia
Koleksi H&M X Stella McCartney
Antusiasme terhadap tren sporty chic juga terlihat dari banyaknya kolaborasi fesyen bertemakan Piala Dunia yang bermunculan tahun ini.Sejumlah jenama besar seperti H&M x Stella McCartney, Gap x FIFA, Old Navy, Adidas, dan Puma menghadirkan koleksi yang terinspirasi dari turnamen tersebut, dilansir dari Marie Claire.
Old Navy, jenama pakaian asal Amerika Serikat, bahkan merilis lebih dari 250 produk bertema Piala Dunia, sepertii jersey, kaus raglan, sampai dengan track jacket yang mewakili berbagai negara peserta.
Lalu, ada juga Gap yang mengambil pendekatan berbeda dengan menghadirkan jersey oversized, hoodie, dan topi bisbol bernuansa retro yang terinspirasi berbagai era Piala Dunia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang