Daftar 19 Pemain Termuda di Piala Dunia 2026, Lamine Yamal Jauh di Nomor 12
Piala Dunia 2026 menjadi panggung bagi para pemain terbaik dunia.
Namun di balik deretan bintang senior seperti Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, dan Luka Modric, turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko ini juga menjadi ajang unjuk gigi generasi baru sepak bola dunia.
Sebanyak 48 negara membawa total 1.248 pemain ke putaran final. Di antara mereka, terdapat sejumlah talenta muda yang diprediksi bakal menjadi wajah sepak bola dunia pada masa depan.
Menariknya, nama Lamine Yamal yang belakangan sangat populer di Eropa ternyata hanya menempati peringkat ke-12 dalam daftar pemain termuda di Piala Dunia 2026.
Posisi teratas justru menjadi milik gelandang serang tuan rumah Meksiko, Gilberto Mora.
Gilberto Mora, pemain termuda Piala Dunia 2026
Gilberto Mora datang ke Piala Dunia sebagai pemain termuda dalam turnamen ini.
Pada 11 Juni 2026, usia pemain klub Tijuana tersebut baru 17 tahun 240 hari.
Meski masih sangat muda, Mora sudah mencuri perhatian sejak beberapa tahun terakhir.
Ia melakoni debut bersama timnas senior Meksiko saat berusia 16 tahun dan menjadi pemain termuda yang pernah tampil untuk tim nasional pria Meksiko.
Namanya semakin dikenal setelah membantu Meksiko melaju ke final Piala Emas Concacaf 2025 dan mendapat julukan "Pedri dari Meksiko" dari media Spanyol.
Performa impresifnya membuat sejumlah klub elite Eropa seperti Real Madrid dan Manchester City dikabarkan memantau perkembangannya.
Lamine Yamal sudah jadi bintang dunia
Meski hanya berada di posisi ke-12 dalam daftar pemain termuda, Lamine Yamal tetap menjadi salah satu pemain muda yang paling disorot di Piala Dunia 2026.
Pemain Barcelona itu datang ke Amerika Utara dengan status juara Euro 2024 bersama Spanyol dan sudah dianggap sebagai salah satu pesepak bola terbaik dunia meski baru berusia 18 tahun.
Yamal mencatat sejarah sebagai pemain dan pencetak gol termuda dalam sejarah timnas Spanyol saat menjalani debut pada usia 16 tahun 57 hari.
Ia juga menjadi pemain termuda yang tampil di Euro 2024 ketika berusia 16 tahun 338 hari.
Lamine Yamal (kanan) dibayangi Pol Lozano dalam pertandingan sepak bola Liga Spanyol antara FC Barcelona vs Espanyol di Stadion Camp Nou di Barcelona pada 11 April 2026. (Foto oleh Josep LAGO / AFP)
Piala Dunia 2026 menjadi debutnya di ajang tersebut, dan banyak pihak meyakini Yamal berpeluang menambah koleksi gelarnya dengan trofi Piala Dunia.
Sejumlah wonderkid siap curi perhatian
Selain Mora dan Yamal, sejumlah pemain muda lainnya diprediksi bakal menjadi sorotan sepanjang turnamen.
Dari Argentina ada Nico Paz yang kini membela Como di Liga Italia. Gelandang serang berusia 21 tahun itu tampil gemilang sepanjang musim dengan torehan 12 gol dan tujuh assist.
Bahkan kapten Argentina Lionel Messi secara khusus memuji kualitas permainan Paz.
"Dia memiliki kualitas luar biasa. Saya berharap dia terus berkembang karena dia memahami permainan dengan sangat baik," kata Messi, dikutip dari BBC.
Brasil juga membawa Endrick yang meski baru berusia 19 tahun sudah menjadi bagian skuad Real Madrid.
Penyerang muda itu mencetak gol saat Brasil mengalahkan Inggris di Wembley pada 2024 dan sejak saat itu terus disebut sebagai salah satu calon bintang terbesar sepak bola dunia.
Dari Afrika, ada Yan Diomande asal Pantai Gading yang menjalani musim impresif bersama RB Leipzig.
Pemain sayap berusia 19 tahun tersebut membukukan 22 kontribusi gol dalam 33 pertandingan pertamanya bersama klub Jerman itu dan telah dikaitkan dengan sejumlah klub elite Eropa.
Sementara Spanyol juga memiliki bek muda Pau Cubarsi yang menjadi andalan Barcelona dan tim nasional meski baru berusia 19 tahun.
Cubarsi sudah mengoleksi lebih dari 135 penampilan bersama Barcelona dan diproyeksikan menjadi pemimpin lini belakang Spanyol selama bertahun-tahun ke depan.
Untuk lebih lengkapnya, mengutip data FIFA, berikut adalah daftar 19 Pemain termuda di Piala Dunia 2026:
- Gilberto Mora (Meksiko) — 17 tahun 240 hari
- Hugo Sochurek (Ceko) — 18 tahun 4 hari
- Ibrahim Mbaye (Senegal) — 18 tahun 138 hari
- Hamza Abdelkarim (Mesir) — 18 tahun 161 hari
- Bara Sapoko Ndiaye (Senegal) — 18 tahun 162 hari
- Mladen Jurkas (Bosnia dan Herzegovina) — 18 tahun 247 hari
- Ayyoub Bouaddi (Maroko) — 18 tahun 252 hari
- Kerim Alajbegovic (Bosnia dan Herzegovina) — 18 tahun 263 hari
- Rayan Elloumi (Tunisia) — 18 tahun 267 hari
- Lucas Herrington (Australia) — 18 tahun 279 hari
- Behruzjon Karimov (Uzbekistan) — 18 tahun 308 hari
- Lamine Yamal (Spanyol) — 18 tahun 333 hari
- Kendry Paez (Ekuador) — 19 tahun 38 hari
- Tyler Fletcher (Skotlandia) — 19 tahun 84 hari
- Luka Vuskovic (Kroasia) — 19 tahun 107 hari
- Pau Cubarsi (Spanyol) — 19 tahun 140 hari
- Yan Diomande (Pantai Gading) — 19 tahun 209 hari
- Rayan (Brasil) — 19 tahun 312 hari
- Endrick (Brasil) — 19 tahun 325 hari
Piala Dunia sering menjadi panggung lahirnya bintang baru. Dari Pele hingga Kylian Mbappe, banyak pemain muda yang memanfaatkan turnamen ini untuk memperkenalkan diri kepada dunia.
Kini, perhatian tertuju kepada nama-nama seperti Gilberto Mora, Lamine Yamal, Endrick, dan Pau Cubarsi.
Dalam beberapa pekan ke depan, mereka berpeluang menjadi wajah baru sepak bola dunia sekaligus melanjutkan tradisi munculnya generasi emas di panggung Piala Dunia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang