Daftar Rekor yang Dipecahkan di Piala Dunia, dari Kemenangan Terbesar hingga Gol Tercepat

Opening Ceremony Piala Dunia 2026
Opening Ceremony Piala Dunia 2026

 Piala Dunia FIFA selalu menghadirkan momen-momen bersejarah yang sulit dilupakan. Selain menghasilkan juara dunia, turnamen sepak bola terbesar di planet ini juga melahirkan berbagai rekor luar biasa yang bertahan selama puluhan tahun.

Trofi Piala Dunia

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beberapa rekor bahkan dianggap hampir mustahil untuk dipecahkan. Mulai dari kemenangan dengan skor terbesar, jumlah gol terbanyak dalam satu edisi, hingga gol tercepat yang tercipta hanya dalam hitungan detik setelah kick-off.

Berikut VIVA rangkum Sabtu, 13 Juni 2026, deretan rekor paling fenomenal dalam sejarah Piala Dunia berdasarkan data FIFA dan sejumlah sumber statistik internasional.

1. Kemenangan Terbesar: Hungaria 10-1 El Salvador

Salah satu rekor yang masih dikenang hingga kini adalah kemenangan telak Hungaria atas El Salvador pada Piala Dunia 1982.

Dalam pertandingan fase grup tersebut, Hungaria sukses menang dengan skor 10-1. Hingga kini, hasil tersebut masih tercatat sebagai kemenangan dengan selisih gol terbesar dalam sejarah putaran final Piala Dunia. Rekor ini menjadi simbol betapa dominannya Hungaria pada laga tersebut.

2. Gol Tercepat: Hakan Sukur Hanya 11 Detik

Jika berbicara soal gol tercepat, nama Hakan Sukur hampir selalu muncul di urutan pertama.

Legenda Turki itu mencetak gol hanya 11 detik setelah pertandingan perebutan tempat ketiga melawan Korea Selatan dimulai pada Piala Dunia 2002. Rekor tersebut masih bertahan hingga sekarang dan belum ada pemain yang mampu memecahkannya. FIFA mencatat tidak ada gol lain yang tercipta lebih cepat dalam sejarah Piala Dunia.

3. Pencetak Gol Terbanyak Sepanjang Sejarah: Miroslav Klose

Mantan striker Jerman, Miroslav Klose, memegang rekor sebagai pencetak gol terbanyak dalam sejarah Piala Dunia.

Klose mengoleksi 16 gol dari empat edisi Piala Dunia antara 2002 hingga 2014. Ia melampaui rekor sebelumnya yang dipegang Ronaldo Nazario dari Brasil dengan 15 gol. Hingga menjelang Piala Dunia 2026, belum ada pemain yang berhasil melewati catatan Klose.

4. Gol Terbanyak dalam Satu Edisi Piala Dunia

Pemain bintang di Piala Dunia 2026

Pemain bintang di Piala Dunia 2026

Rekor lain yang dianggap sangat sulit dipecahkan adalah jumlah gol terbanyak dalam satu turnamen.

Catatan tersebut masih dipegang oleh Just Fontaine dari Prancis yang mencetak 13 gol pada Piala Dunia 1958. Hebatnya, Fontaine hanya membutuhkan enam pertandingan untuk mencapai jumlah tersebut. Selama lebih dari enam dekade, tidak ada pemain yang mampu menyamai atau melampaui rekor itu.

5. Pemain dengan Gelar Juara Dunia Terbanyak

Dalam kategori pemain tersukses, Pelé masih menjadi pemegang rekor yang belum tersentuh.

Legenda Brasil itu memenangkan tiga gelar Piala Dunia pada 1958, 1962, dan 1970. Sampai sekarang belum ada pemain lain yang mampu mengoleksi tiga trofi juara dunia sebagai pemain.

6. Hat-trick di Final Piala Dunia

Final Piala Dunia biasanya berlangsung ketat, sehingga mencetak tiga gol dalam satu laga final merupakan pencapaian yang luar biasa.

Geoff Hurst menjadi pemain pertama yang mencetak hat-trick di final saat membawa Inggris mengalahkan Jerman Barat pada 1966. Rekor tersebut kemudian disamai oleh Kylian Mbappé pada final Piala Dunia 2022 melawan Argentina.

7. Brasil, Raja Piala Dunia

Dalam urusan gelar juara, Brasil masih menjadi negara tersukses sepanjang sejarah Piala Dunia.

Tim Samba telah mengoleksi lima trofi juara dunia, lebih banyak dibanding negara lain. Brasil juga menjadi satu-satunya negara yang selalu tampil di setiap edisi Piala Dunia sejak turnamen pertama pada 1930.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Stadion Piala Dunia Brazil 2014

Stadion Piala Dunia Brazil 2014

Dengan format baru Piala Dunia yang kini diikuti lebih banyak tim, beberapa rekor mungkin memiliki peluang untuk dilewati. Namun sejumlah catatan seperti 13 gol Just Fontaine dalam satu turnamen, tiga gelar dunia Pelé, atau gol 11 detik milik Hakan Sukur masih dianggap sangat sulit untuk disamai.