Kata Alvaro Morata Usai Tak Masuk Skuad Spanyol di Piala Dunia 2026
Alvaro Morata membuka pembicaraannya dengan pelatih Timnas Spanyol, Luis de La Fuente soal Piala Dunia 2026.
Penyerang veteran yang saat ini membela Como 1907 itu menjadi salah satu pemain yang tak dipanggil ke Timnas Spanyol untuk Piala Dunia 2026.
Selain Morata, pelatih Timnas Spanyol, Luis De La Fuente juga menanggalkan bek senior Real Madrid, Dani Carvajal.
Sadar diri
Namun, seperti dilansir Diario AS, Morata mengaku sudah menyadari bahwa dirinya tidak akan masuk skuad Timnas Spanyol untuk Piala Dunia 2026.
Padahal, penyerang berusia 33 tahun itu merupakan kapten yang mengantar La Furia Roja menjuarai Piala Eropa 2024. Akan tetapi, performanya dalam 18 bulan terakhir dinilai mengalami penurunan.
Usai meninggalkan AC Milan pada 2024, Morata lebih sering berpindah klub sepanjang 2025. Mantan striker Juventus tersebut sempat membela Galatasaray dan Como pada musim 2025-2026, tetapi lebih banyak berperan sebagai pemain pelapis.
Morata memahami bahwa performanya di level klub menjadi salah satu alasan Luis de la Fuente tidak memasukkan namanya ke dalam skuad Spanyol untuk Piala Dunia 2026.
Ia bahkan mengaku sudah mengetahui keputusan tersebut saat mendapat telepon dari sang pelatih.
"Dulu mungkin saya akan marah atau patah hati. Tetapi sekarang saya mengerti bahwa memang seperti inilah kenyataannya. Saya tidak pantas berada di skuad Piala Dunia," kata Morata.
Menurut Morata, dirinya sadar Piala Dunia 2026 kemungkinan menjadi kesempatan terakhirnya tampil di ajang sepak bola terbesar dunia. Karena itu, ia tidak memungkiri ada rasa sedih ketika mengetahui namanya dicoret.
Meski demikian, Morata menerima keputusan tersebut dengan lapang dada dan menilai dirinya kini jauh lebih dewasa dalam menghadapi situasi sulit dibanding beberapa tahun lalu.
"Tetapi begitulah hidup. Tidak semuanya berjalan indah. Saya merasa sudah berkembang dan bisa menghadapi situasi seperti ini dengan lebih dewasa serta berpengalaman," ujarnya.
Jersey timnas Spanyol jadi salah satu jersey terbaik Piala Dunia 2026.
Keinginan samai rekor Fernando Torres
Di sisi lain, Morata sebenarnya masih menyimpan ambisi untuk menyamai catatan gol Fernando Torres bersama Timnas Spanyol.
Saat ini, Morata telah mengoleksi 37 gol, hanya terpaut satu gol dari Torres yang mencetak 38 gol selama membela La Furia Roja.
Di atas keduanya masih ada Raul Gonzalez dengan 44 gol dan David Villa yang memegang rekor sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Timnas Spanyol dengan 59 gol.
Meski peluang menambah koleksi gol bersama tim nasional untuk sementara tertutup, Morata menegaskan tetap akan mendukung perjuangan Spanyol di Piala Dunia 2026.
Ia mengaku sedih karena gagal menyamai rekor Torres, tetapi memahami bahwa tempat di tim nasional harus diperoleh melalui performa terbaik di level klub.
Morata pun berharap dapat kembali menikmati permainannya bersama Como sehingga suatu hari nanti berpeluang mendapatkan panggilan kembali ke Timnas Spanyol.
"Saya sedih karena tertinggal satu gol dari Fernando. Tim nasional adalah hadiah bagi pemain yang menikmati sepak bolanya dan tampil baik bersama klub. Saya harus kembali menemukan itu, dan semoga suatu hari bisa kembali ke tim nasional," kata Morata.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang