Courtois Pertimbangkan Pensiun dari Timnas Belgia Usai Piala Dunia 2026, Kenapa?

Real Madrid, Timnas Belgia, Piala Dunia 2026, Courtois Pertimbangkan Pensiun dari Timnas Belgia Usai Piala Dunia 2026, Kenapa?

Kiper Timnas Belgia, Thibaut Courtois, mengisyaratkan bahwa Piala Dunia 2026 bisa menjadi turnamen terakhirnya bersama De Rode Duivels.

Menjelang laga perdana Grup G melawan Mesir, Courtois mengaku mulai mempertimbangkan untuk mengakhiri karier internasionalnya setelah turnamen yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tersebut.

Kiper Real Madrid berusia 34 tahun itu telah menjadi bagian penting Timnas Belgia selama lebih dari satu dekade.

Sejak menjalani debut pada 2011, Courtois telah mengoleksi 109 penampilan bersama negaranya.

"Saya tidak tahu apakah sekarang saat yang tepat untuk membicarakan masa depan, tetapi peluang saya untuk tidak melanjutkan karier di tim nasional setelah turnamen ini lebih besar daripada peluang untuk terus bermain," kata Courtois kepada wartawan, Kamis (11/6/2026), waktu AS, dikutip dari CNN.

Meski demikian, Courtois menegaskan dirinya belum mengambil keputusan final.

"Saya masih ingin bermain beberapa tahun lagi. Namun, Anda juga harus menjaga kondisi tubuh. Keluarga saya berada di sini karena ini bisa menjadi turnamen terakhir saya," ujarnya.

Mulai memikirkan regenerasi

Courtois membuka peluang untuk tetap memperkuat Belgia apabila timnya mampu tampil baik di Piala Dunia 2026 dan suasana di dalam skuad tetap positif.

"Jika kami menjalani Piala Dunia yang bagus, tentu saja itu bisa menjadi pertimbangan. Selain itu, saya juga masih merasakan atmosfer yang baik di dalam tim," kata dia.

Menurut Courtois, keputusan terkait masa depannya akan dibahas setelah turnamen berakhir bersama pelatih, direktur teknis Vincent Mannaert, serta tim medis Belgia.

Mantan kiper Atletico Madrid dan Chelsea itu mengaku mulai memikirkan masa depan setelah beberapa kali mengalami masalah kebugaran dalam satu setengah tahun terakhir.

Ia juga merasakan manfaat ketika mendapat kesempatan melewatkan beberapa agenda internasional pada era pelatih sebelumnya, Domenico Tedesco.

"Saat jeda internasional, saya menyadari bisa mendapatkan waktu istirahat dan bekerja lebih tenang di gym," ujar Courtois.

"Dalam satu setengah tahun terakhir saya juga mengalami beberapa masalah fisik dan cedera ringan. Hal-hal seperti itu membuat Anda lebih sering memikirkan masa depan."

Courtois bahkan menilai Belgia telah memiliki sejumlah kiper muda berbakat yang siap melanjutkan estafet di bawah mistar gawang.

"Saya mulai mempertimbangkan untuk menyerahkan tongkat estafet. Kami memiliki banyak talenta muda seperti Senne Lammens dan Mike Penders," tuturnya.

Fokus hadapi mesir

Terlepas dari spekulasi mengenai masa depannya, Courtois menegaskan fokus utamanya saat ini adalah membantu Belgia meraih hasil maksimal di Piala Dunia 2026.

Belgia akan memulai perjalanan mereka di Grup G dengan menghadapi Mesir sebelum bertemu Iran dan Selandia Baru.

"Saya sangat bersemangat, sama seperti pemain lainnya. Kondisi saya sangat baik dan saya tidak sabar untuk bermain," kata Courtois, dilansir Reuters.

Ia mengaku telah bekerja keras untuk kembali ke kondisi terbaik setelah sempat mengalami cedera paha depan pada musim lalu.

"Cedera itu sangat disayangkan karena saat itu saya merasa hampir tidak bisa dihentikan. Namun sekarang saya siap mempertahankan level permainan saya dan tetap fokus," ujar Courtois.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang