Piala Dunia 2026 Baru Satu Laga, Jumlah Kartu Merah Hampir Samai Edisi 2018 dan 2022

Meksiko vs Afrika Selatan, kartu merah, Piala Dunia 2026, Piala Dunia 2026 Baru Satu Laga, Jumlah Kartu Merah Hampir Samai Edisi 2018 dan 2022

Laga pembuka Piala Dunia 2026 langsung menghadirkan catatan menarik dari sisi disiplin pemain. 

Pertandingan antara Timnas Meksiko vs Afrika Selatan menghasilkan tiga kartu merah.

Wasit asal Brasil, Wilton Sampaio, memberikan dua kartu merah untuk kubu Afrika Selatan, sedangkan satu kartu merah lainnya diberikan untuk kubu Meksiko.

Jumlah ini hampir menyamai total kartu merah pada dua edisi Piala Dunia sebelumnya

Pada Piala Dunia 2018 di Rusia, tercatat hanya ada empat kartu merah yang diberikan sepanjang pertandingan.

Jumlah yang sama juga dicatatkan selama bergulirnya Piala Dunia 2022 di Qatar.

Dalam pertandingan tersebut, Meksiko meraih kemenangan 2-0 atas Afrika Selatan.

Jika tren tersebut berlanjut, Piala Dunia 2026 berpotensi mencatat jumlah kartu merah lebih banyak dibanding dua edisi sebelumnya.

Dalam sejarah Piala Dunia, edisi 2006 mencatatkan total kartu merah terbanyak sepanjang turnamen, yakni 25 kartu merah.

Berikut ini adalah total jumlah kartu merah di Piala Dunia dalam 20 tahun terakhir:

  • 2002 - 16 kartu merah
  • 2006 - 28 kartu merah
  • 2010 - 17 kartu merah
  • 2014 - 10 kartu merah
  • 2018 - 4 kartu merah
  • 2022 - 4 kartu merah

Sithole Jadi Pemain Pertama yang Diusir

Kartu merah pertama turnamen diterima gelandang Afrika Selatan, Yaya Sithole.

Pemain bernomor punggung 13 itu harus meninggalkan lapangan setelah melanggar Brian Gutierrez.

Insiden terjadi pada awal babak kedua. Gutierrez berhasil lolos membawa bola menuju area berbahaya di depan kotak penalti Afrika Selatan.

Sithole menjadi pemain terakhir yang berpeluang menghentikan pergerakan lawan.

Dalam upayanya merebut bola, ia melakukan pelanggaran sehingga wasit memutuskan mengeluarkan kartu merah langsung.

Keputusan tersebut membuat Afrika Selatan harus bermain dengan 10 orang saat masih tertinggal dua gol dari Meksiko.

VAR Kembali Berperan dalam Dua Kartu Merah Berikutnya

Wasit asal Brasil, Wilton Pereira Sampaio, kembali menjadi pusat perhatian pada menit ke-84.

Saat itu, tim VAR meminta dirinya meninjau kemungkinan tindakan agresif dari pemain Afrika Selatan, Themba Zwane.

Setelah melihat tayangan ulang, Wilton memutuskan mengusir pemain bernomor punggung 11 tersebut karena tampak memukul wajah Alvarado saat bola tidak sedang diperebutkan.

Afrika Selatan pun kehilangan pemain kedua dalam pertandingan tersebut.

Mereka jadi tim pertama yang diganjar dua kartu merah sekaligus di satu laga, sejak terakhir kali Belanda dan Portugal saat keduanya bersua di babak 16 besar Piala Dunia 2006.

Drama kartu merah belum berakhir. Pada masa tambahan waktu babak kedua, Wilton kembali mengeluarkan kartu merah.

Kali ini hukuman diterima bek Meksiko, Montes. Insiden terjadi dalam situasi satu lawan satu.

Wasit menilai pelanggaran yang dilakukan Montes menggagalkan peluang emas lawan untuk mencetak gol sehingga kartu merah langsung diberikan.

Meski harus menangani beberapa keputusan penting sepanjang babak kedua, Wilton Pereira Sampaio tetap mampu mengendalikan jalannya pertandingan.

Wasit Brasil yang menjadi pengadil laga pembuka Piala Dunia 2026 itu beberapa kali memanfaatkan bantuan VAR untuk memastikan keputusan di lapangan berjalan sesuai aturan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang