Heboh! Donald Trump Maki Jurnalis Wanita Usai Disinggung Soal Berkas Epstein

Donald Trump (kanan)  maki jurnalis perempuan (kiri)
Donald Trump (kanan) maki jurnalis perempuan (kiri)

Presiden Amerika Serikat Donald Trump meluapkan amarahnya kepada seorang jurnalis perempuan saat konferensi pers. Ia bahkan menyebut jurnalis tersebut sebagai “jurnalis terburuk” dan menuding media tempatnya bekerja sebagai organisasi yang tidak jujur.

Kemarahan Trump bermula ketika koresponden CNN, Kaitlan Collins, mengajukan pertanyaan terkait keputusan Departemen Kehakiman AS yang menyensor sejumlah informasi penting dalam berkas Epstein. Collins juga menyampaikan bahwa para penyintas kasus tersebut merasa kecewa dan tidak puas, lalu bertanya apa yang akan disampaikan Trump kepada mereka yang merasa belum mendapatkan keadilan.

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mendapati pertanyaan itu, Trump langsung menyerang Collins secara intimindatif.

“Saya sudah mengenal Anda selama sepuluh tahun. Saya rasa saya belum pernah melihat Anda tersenyum. Tahu kenapa Anda tidak tersenyum? Karena Anda tahu Anda tidak mengatakan kebenaran. Anda adalah organisasi yang sangat tidak jujur dan seharusnya Anda merasa malu,” kata Trump dikutip dari laman NDTV, Jumat 6 Februari 2026.

Trump melanjutkan pernyataannya dengan mengajak semua pihak untuk move on dari permasalahan Jeffrey Epstein.

“Saya rasa sekarang sudah saatnya negara ini beralih ke hal lain, apalagi tidak ada apa pun yang muncul tentang saya,” kata Trump.

Bahkan saat para jurnalis diminta meninggalkan Oval Office tempat lokasi press conference saat itu berlangsung, Trump masih terdengar mengeluh bahwa Collins tidak pernah tersenyum, sambil menunjuk ke arah para jurnalis.

Trump juga pernah secara khusus menyerang Collins secara personal sebelumnya. Dalam unggahannya di Truth Social, dengan memberikan komentar negatif.

“Caitlin Collin’s dari Fake News CNN, selalu bodoh dan menyebalkan,” tulis dia.

Ini bukan kali pertama Trump melontarkan serangan terhadap jurnalis perempuan. Tahun lalu, ia membentak seorang jurnalis dengan berkata, “Diam! Diam, babi.”

Pada November tahun lalu, Trump juga memotong pertanyaan seorang reporter saat menjawab soal proses pemeriksaan warga Afghanistan di kediamannya di Florida.

“Apakah kamu bodoh? Kamu orang bodoh?” bentaknya.

Ia juga pernah meluapkan kemarahannya terhadap laporan The New York Times yang menyoroti usianya dan tanda-tanda kelelahan yang semakin terlihat, dengan menyebut penulis perempuan artikel tersebut sebagai “jelek”.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kaitlan Collins adalah jurnalis dan pembawa acara asal Amerika Serikat. Ia memulai kariernya sebagai reporter hiburan sebelum menjadi koresponden Gedung Putih untuk The Daily Caller pada 2016. Setahun kemudian, ia bergabung dengan CNN dan kemudian dipercaya mengisi peran sebagai news anchor.

CNN kemudian menggambarkan Collins sebagai jurnalis yang luar biasa, dengan laporan-laporan yang disajikan secara mendalam dan penuh kegigihan.