Klaim Elektabilitasnya 99 Persen di Israel, Trump Sesumbar Bisa Gantikan Netanyahu

Presiden AS, Donald Trump
Presiden AS, Donald Trump

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengklaim tingkat popularitasnya di Israel mencapai 99 persen. Trump bahkan melontarkan kelakar bahwa  dirinya bisa mencalonkan diri sebagai Perdana Menteri Israel setelah masa jabatannya sebagai presiden berakhhir.

”Saat ini popularitas saya di Israel mencapai 99 persen. Saya bahkan bisa mencalonkan diri jadi perdana menteri!,” kata Trump pada Selasa waktu setempat saat berbicara kepada wartawan dikutip dari laman NDTV, Kamis 21 Mei 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Trump menyebut dengan tingkat dukungannya yang sangat tinggi di Israel, dia percaya diri bakal bisa menang dalam pemilihan perdana menteri Israel.

“Mungkin setelah semua ini selesai, saya akan pergi ke Israel dan maju sebagai perdana menteri. Saya lihat hasil survei pagi ini, angka saya 99 persen,” kata dia.

Sementara itu, ketika disingung terkait kemungkinan serangan terhadap Iran, Trump mengatakan dirinya tidak terlalu terburu-buru dalam mencapai kesepakatan dengan negara itu.

“Kita harus membuka selat itu, dan itu akan langsung terbuka. Jadi kita akan mencoba satu kesempatan ini dulu. Saya tidak terburu-buru. Semua orang bilang, ‘Oh, pemilu sela.’ Idealnya saya ingin melihat lebih sedikit orang terbunuh dibanding lebih banyak,” ujarnya.

wartawan kemudian terus menanyakan apa yang telah ia sampaikan kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu terkait rencana serangan tersebut. Trump menyebut, Netanyahu akan tunduk pada perintahnya.

“Dia orang yang sangat baik, dia akan melakukan apa pun yang saya minta. Dan dia sosok yang hebat... Jangan lupa, dia adalah perdana menteri saat masa perang,” kata dia.

Trump juga mengklaim Netanyahu tidak diperlakukan dengan baik di Israel.

Sehari sebelumnya, Trump sempat melontarkan peringatan baru kepada Iran. Ia mengatakan bahwa serangan besar lainnya bisa saja terjadi di tengah kebuntuan serius antara kedua negara terkait syarat-syarat kesepakatan damai jangka panjang.

Iran Dikabarkan Bahas Hadiah Rp950 Miliar untuk Bunuh Trump dan Netanyahu

Sementara itu, Iran dilaporkan tengah membahas pemberian hadiah sebesar 50 juta euro atau sekitar hampir Rp 1 triliun bagi siapa pun yang berhasil membunuh Trump dan Netanyahu.

Ketua Komite Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran, Ebrahim Azizi, mengumumkan bahwa pihaknya sedang menyiapkan rancangan undang-undang berjudul ’Tindakan Balasan oleh Pasukan Militer dan Keamanan Republik Islam’.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut laporan Iran Wire dan The Telegraph UK, rancangan aturan itu akan meresmikan pembayaran sebesar 50 juta euro atau sekitar hampir Rp 1 triliun kepada individu atau kelompok yang berhasil membunuh pemimpin Amerika Serikat dan Israel.

Parlemen Iran dijadwalkan melakukan pemungutan suara terkait rancangan undang-undang tersebut. Hadiah itu disebut berkaitan dengan serangan ke Teheran pada 28 Februari yang menewaskan pemimpin tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei.