Bursa Asia Bergejolak Usai Trump Batalkan Serangan ke Iran tapi Minta Militer AS Lakukan Ini

Ilustrasi ekonomi dan investasi.
Ilustrasi ekonomi dan investasi.

Dalam sebuah  unggahan di Truth Social, Trump menuliskan para pemimpin militer AS telah diberitahu untuk membatalkan serangan yang dijadwalkan terhadap Iran besok setelah adanya permintaan dari para pemimpin Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab. Namun, Trump menegaskan agar jajaran petinggi militer AS tetap siaga untuk melancarkan serangan besar ke Iran sewaktu-waktu apabila upaya negosiasi gagal menghasilkan kesepakatan yang dinilai memuaskan

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kesepakatan akan dibuat uang akan sangat dapat diterima oleh AS serta semua negara di Timur Tengah, dan sekitarnya. Kesepakatan ini akan mencakup tidak ada senjata nuklir untuk Iran!,” tulis Trump.

Terlepas dari gencatan senjata yang rapuh antara AS dan Iran, Selat Hormuz tetap ditutup oleh Iran selama kurang lebih tiga bulan. Sementara itu, AS terus memblokade pelabuhan-pelabuhan Iran yang memperparah pasokan energi global.

Ilustrasi Selat Hormuz

Mengutip CNBC Internsional, indeks Nikkei 225 di Jepang menguat 0,68 persen pada pembukaan pasar Asia. Indeks Topix melejit 1,16 persen. 

Di Korea Selatan, indeks Kospi anjlok 1,06 persen. Indeks Kosdaq yang terdiri dari saham-saham berkapitalisasi kecil tetap stabil.

Bursa saham Australia (ASX) melonjak 1,08 persen.

Kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong berada di level 25.558 ataublebih rendah dari penutupan terakhir indeks di angka 25.675,18.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fluktuasi menyusul pergerakan indeks acuan di bursa AS pada penutupan perdagangan Senin, 18 Mei 2026. Indeks S&P 500 turun 0,07 persen dan ditutup pada 7.403,05

Indeks Nasdaq Composite didominasi saham teknologi juga terkoreksi sebesat 0,51 persen dan ditutup pada 26.090,73. Indeks Dow Jones Industrial Average Ditutup naik 159,95 poin atau 0,32 persen menjadi 49.686,12.