Negaranya Tampil di Laga Pembuka Piala Dunia, Pemain Persebaya Francisco Rivera Soroti Ancaman Serius Afrika Selatan

Piala Dunia 2026 akan dibuka dengan laga yang mempertemukan Timnas Meksiko melawan Afrika Selatan di Estadio Azteca, Mexico City, Jumat (12/6/2026) pukul 02.00 WIB.
Sebagai salah satu tuan rumah turnamen terbesar di dunia itu, Meksiko membawa harapan besar untuk memulai perjalanan dengan hasil positif saat menghadapi Afrika Selatan pada laga pembuka Grup A.
Bermain di depan pendukung sendiri menjadi keuntungan tersendiri bagi El Tri.
Namun, menurut Francisco Rivera, pemain asing Persebaya Surabaya asal Meksiko, kemenangan tidak akan datang dengan mudah.
Ada sejumlah faktor yang perlu dimaksimalkan oleh tim asuhan Javier Aguirre. Mexico City dikenal sebagai lokasi yang kerap menyulitkan tim tamu untuk tampil optimal sepanjang 90 menit.
Ketinggian wilayah ibu kota Meksiko membuat kondisi fisik pemain lawan lebih cepat terkuras. Ditambah lagi atmosfer Estadio Azteca yang dikenal sebagai salah satu stadion paling intimidatif di dunia.
“Cuaca panas karena pertandingan dimainkan pada siang hari (pukul 13.00 waktu setempat) akan menjadi faktor yang sangat penting. Meksiko memiliki keuntungan-keuntungan tersebut dan harus mampu memanfaatkannya dengan baik,” ujar Rivera kepada Kompas.com, Rabu (10/6/2026).
Afrika Selatan datang dengan ancaman kecepatan
Meski berstatus tuan rumah, Rivera mengingatkan bahwa Afrika Selatan bukan lawan yang bisa diremehkan.
Tim asal Afrika itu menunjukkan perkembangan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
“Kita tahu bahwa pemain-pemain Afrika memiliki kekuatan fisik yang sangat baik, cepat, dan lincah,” kata Rivera.
Dengan karakter permainan yang agresif dan eksplosif, Afrika Selatan kerap menyulitkan lawan yang lengah dalam menguasai bola. Karena itu, Meksiko dituntut berhati-hati saat membangun serangan dari lini belakang.
“Serangan balik mereka sangat berbahaya. Mereka bermain dengan blok pertahanan menengah (mid-block), menunggu kesalahan dari lini belakang lawan,” ujarnya.
“Mereka juga akan berupaya mengeksploitasi ruang di belakang lini pertahanan Meksiko dengan memanfaatkan kecepatan para pemain sayap,” tambahnya.
Penyerang timnas Meksiko, Raul Jimenez, melompat untuk merebut bola pada laga persahabatan internasional antara Meksiko dan Serbia di Stadion Nemesio Diez di Toluca, Meksiko pada 4 Juni 2026.
Raul Jimenez jadi harapan di lini depan
Di tengah tekanan sebagai tuan rumah, Rivera menilai Meksiko tetap memiliki sosok kunci di lini depan, yakni Raul Jimenez.
“Raul Jimenez memiliki pengalaman bermain di Premier League. Jika Meksiko mendapatkan penalti, dia merupakan jaminan untuk bisa mengonversinya menjadi gol.”
Jimenez menjadi salah satu pemain paling berpengalaman di skuad El Tri. Ia juga hanya membutuhkan satu gol lagi untuk menyamai rekor 46 gol internasional milik legenda Meksiko, Jared Borgetti.
Pengalaman di level tertinggi dan kemampuan penyelesaian akhir membuat Jimenez menjadi tumpuan utama Meksiko dalam laga pembuka ini.
Meksiko sendiri datang ke Piala Dunia 2026 dengan modal cukup baik setelah meraih kemenangan dalam laga uji coba melawan Ghana, Australia, dan Serbia.
Namun, laga melawan Afrika Selatan tetap menjadi ujian pertama yang sesungguhnya.
Hasil pertandingan ini tidak hanya penting untuk posisi di Grup A, tetapi juga dapat memengaruhi kepercayaan diri tim sebelum menghadapi Korea Selatan dan Republik Ceko di laga berikutnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang