ATR/BPN: Target Sertifikat Tanah PTSL 2026 Sebanyak 1,87 Juta Bidang

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) telah menetapkan target Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) pada tahun 2026 sebanyak 1,87 juta bidang.
Sebagai informasi, dilansir dari laman Kementerian ATR/BPN, PTSL merupakan program Kementerian ATR/BPN untuk masyarakat mendaftarkan tanah agar memiliki tanda bukti hak berupa sertifikat tanah.
PTSL dilakukan secara serentak pada semua objek pendaftaran tanah di seluruh Indonesia dalam satu wilayah desa/kelurahan.
Target PTSL Terpangkas 395.667 Bidang
Kepala Biro Humas dan Protokol Kementerian ATR/BPN, Shamy Ardian mengatakan, mulanya target sertifikat tanah PTSL 2026 sebanyak 2.270.719 bidang.
Namun demikian, target tersebut berkurang karena terdapat pemangkasan sebanyak 395.667 bidang tanah.
"Target Sertifikat Hak Atas Tanah (SHAT) PTSL Tahun 2026 sejumlah 2.270.719 bidang dan terdapat efisiensi sejumlah 395.667 bidang, sehingga targetnya menjadi 1.875.052 bidang," ujar Shamy saat dikonfirmasi Kompas.com, pada Jumat (30/1/2026).
Menurut dia, bidang tanah yang menjadi sasaran PTSL 2026 masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya, yakni bidang tanah yang belum terdaftar.
"Setiap tahun fokus bidang target sasaran dalam pelaksanaan PTSL selalu sama, yaitu bidang tanah yang belum terdaftar," tandas Shamy.
125,6 Juta Bidang Tanah Telah Terdaftar
Dilansir dari laman Kementerian ATR/BPN, total bidang tanah terdaftar sampai dengan tahun 2025 sebanyak 125,6 juta bidang.
Sementara untuk total bidang tanah yang telah tersertifikatkan sebanyak 97,4 bidang.
Kemudian dalam satu tahun 2025, capaian pendaftaran tanah tercatat sebanyak 4.644.145 bidang. Sedangkan capaian sertifikasi tanah sebanyak 1.863.873 bidang.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang