Balasan Menohok Greta Thunberg untuk Presiden Donald Trump Usai Disebut Gila dan Pembuat Onar
Aktivis asal Swedia, Greta Thunberg membalas pedas komentar Presiden Amerika Serikat, Donald Trump terhadap dirinya. Seperti diketahui awal pekan ini, Trump menyebut Greta sebagai orang gila dan pembuat onar setelah wanita 22 tahun itu ditangkap dan dideportasi oleh militer Israel karena terlibat dalam misi bantuan ke Gaza.
Melalui akun Instagramnya pada Selasa 7 Oktober 2025, Greta menyebut dirinya bersyukur pimpinan Amerika Serikat itu begitu peduli dengan kesehatan mentalnya.
”Saya dengar Donald Trump sekali lagi menyampaikan pendapatnya yang sangat ’memuji’ tentang karakter saya, dan saya menghargai perhatiannya terhadap kesehatan mental saya,” tulis Greta di akun Instagram miliknya seperti dikutip Rabu 8 Oktober 2025.
Dalam unggahan itu juga, Greta Thunberg memberikan ’pukulan keras’ ke Trump dengan membalikkan ucapan presiden AS itu. Greta menyebut akan sangat senang jika Trump bisa memberikan saran terkait dengan masalah pengendalian amarah sebab dia menilai Trump jga memiliki masalah yang serupa dengannya.
“Untuk Trump: Saya dengan senang hati akan menerima saran apa pun dari Anda tentang cara mengatasi yang Anda sebut-sebut sebagai ‘masalah pengendalian amarah’, karena—melihat rekam jejak Anda yang luar biasa—sepertinya Anda juga cukup akrab dengan masalah itu,” tulis dia.
Sontak saja unggahan tersebut langsung ribuan komentar dari pengguna media sosial Instagram. Banyak dari mereka yang memberikan apresiasi atas komentar balasan menusuk aktivis tersebut ke Donald Trump.
”Greta, kamu meninggalkan mahkota ini,” ujar netizen.
”Mic drop!,” komentar netizen yang mengartikan ucapan berani Greta.
”Lawan dia dengan elegan,” kata lainnya.
”Kemarahan dia muncul karena rasa ingin selalu diistimewakan, sedangkan kemarahanmu berasal dari rasa keadilan dan keinginan untuk memperjuangkan kesetaraan,” kata netizen lain.
Sebagai informasi, awal pekan ini Donald Trump sempat memberikan keterangan saat ditanya awak media soal Greta Thunberg yang dideportasi oleh militer Israel karena terlibat dalam misi armada bantuan ke Gaza.
"Maksud Anda dia tidak lagi peduli lingkungan dan sekarang ikut aksi ini? Dia pembuat onar, punya masalah manajemen amarah, dan seharusnya pergi ke dokter," kata Trump.
Donald Trump bahkan menyebut pihak manapun bisa menangkapnya mengingat emosi sang aktivis yang disebutnya pemarah dan gila."Dia sangat marah, dia sangat gila. Kau boleh menangkapnya," tambahnya.