Gianni Infantino Pastikan Maju Lagi Jadi Presiden FIFA, Siap Menjabat hingga 2031

Gianni Infantino, FIFA, Sepp Blatter, CONMEBOL, Piala Dunia, Gianni Infantino Pastikan Maju Lagi Jadi Presiden FIFA, Siap Menjabat hingga 2031

Presiden FIFA, Gianni Infantino, secara resmi telah menyatakan kesiapannya untuk kembali mencalonkan diri dalam pemilihan pimpinan tertinggi otoritas sepak bola dunia tahun depan.

Konfirmasi ini membuka peluang bagi pria berusia 56 tahun tersebut untuk memperpanjang masa jabatannya hingga total 15 tahun.

Pengumuman mengenai langkah Gianni Infantino untuk periode 2027–2031 tersebut disampaikan secara langsung dalam pidato penutup Kongres FIFA ke-76 yang digelar di Vancouver, Kamis (30/4/2026).

Jika berhasil memenangkan suara pada pertemuan yang dijadwalkan berlangsung di Rabat, Maroko, ia akan terus mengawal perkembangan sepak bola global hingga tahun 2031.

Dalam momen krusial di Vancouver tersebut, Infantino menegaskan komitmennya untuk melanjutkan berbagai transformasi yang telah ia rintis sejak pertama kali menjabat.

Ia menyatakan bahwa periode pemilihan telah resmi dibuka dan dirinya siap untuk kembali bertarung.

"Seperti yang telah Anda dengar, periode pemilihan presiden FIFA dimulai hari ini," kata Infantino.

"Saya merasa terhormat dan rendah hati pada saat yang sama, dan pertama-tama saya ingin memberi tahu Anda, 211 asosiasi anggota, saya ingin menegaskan kepada Anda bahwa saya akan menjadi kandidat untuk pemilihan presiden FIFA tahun depan."

Sebagai informasi, pria keturunan Italia-Swiss ini pertama kali menjabat pada tahun 2016 untuk menggantikan posisi Sepp Blatter.

Sejak saat itu, ia selalu terpilih kembali tanpa adanya oposisi pada pemilihan tahun 2019 dan 2023.

Dukungan Luas dari CAF dan CONMEBOL

Ambisi Infantino untuk melanjutkan kepemimpinannya mendapat angin segar dengan adanya dukungan dari konfederasi besar.

CAF (Konfederasi Sepak Bola Afrika) dan CONMEBOL, yang merupakan badan pengatur sepak bola di Amerika Selatan, telah menyatakan dukungan bulat bagi upaya terpilihnya kembali Infantino.

Gianni Infantino, FIFA, Sepp Blatter, CONMEBOL, Piala Dunia, Gianni Infantino Pastikan Maju Lagi Jadi Presiden FIFA, Siap Menjabat hingga 2031

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dan Presiden FIFA, Gianni Infantino, di acara drawing Piala Dunia 2026 di Gedung John F Kennedy Center for the Performing Arts, Washington DC, Amerika Serikat, Sabtu (6/12/2025) dini hari WIB.

Selama masa jabatannya, ia dikenal sangat vokal dalam mendorong ekspansi kompetisi di bawah naungan FIFA.

Salah satu pencapaiannya adalah perluasan jumlah peserta Piala Dunia tahun ini menjadi 48 tim, serta penambahan jumlah peserta turnamen wanita pada tahun 2023 lalu menjadi 32 tim.

Dukungan dari Amerika Selatan ini dipandang sangat strategis mengingat dinamika politik sepak bola yang selalu kompetitif.

Batas Masa Jabatan dan Profil Global

Secara regulasi, jika terpilih kembali pada pemilihan 18 Maret di Maroko nanti, 2031 akan menjadi tahun terakhir bagi Infantino.

undang, batas maksimal masa jabatan adalah 12 tahun.

Namun, tiga tahun pertamanya saat menggantikan Sepp Blatter tidak dihitung dalam kuota tersebut, sehingga ia memiliki ruang untuk menjabat lebih lama.

Di bawah kepemimpinannya, profil global organisasi ini terus meningkat, termasuk kedekatannya dengan sejumlah pemimpin dunia.

Infantino tercatat sering berinteraksi dengan mantan Presiden AS Donald Trump serta Putra Mahkota Mohammed bin Salman dari Arab Saudi.

Hubungan ini menjadi sorotan seiring dengan persiapan Arab Saudi yang akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034 mendatang.

Meski demikian, masa kepemimpinan Gianni Infantino tidak lepas dari berbagai kritik, mulai dari tingginya harga tiket pertandingan hingga kebijakan pembe

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang