Reaksi Presiden FIFA Usai Wasit Somalia Gagal Masuk ke AS Jelang Piala Dunia 2026

Piala Dunia 2026, Omar Artan, Reaksi Presiden FIFA Usai Wasit Somalia Gagal Masuk ke AS Jelang Piala Dunia 2026

Presiden FIFA Gianni Infantino menyampaikan tanggapannya terkait kasus yang menimpa wasit Somalia, Omar Artan.

Wasit tersebut gagal memasuki Amerika Serikat meski telah tiba di negara itu untuk bertugas dalam rangkaian Piala Dunia 2026.

Kasus tersebut menjadi perhatian karena Artan merupakan salah satu wasit terbaik di Afrika dan berpeluang mencatat sejarah bagi sepak bola Somalia.

Dalam konferensi pers di Mexico City, Infantino mengaku menyesalkan kejadian yang dialami Artan.

Gianni Infantino Angkat Bicara

Menurutnya, FIFA terus berupaya mencari solusi atas persoalan tersebut.

"Sangat disayangkan apa yang terjadi kepada Omar (Artan) wasit dari Somalia," ujar Infantino, pada sesi konferensi pers di Mexico City, dilansir dari Antara, Kamis (11/6/2026).

Infantino juga meminta semua pihak untuk tetap tenang sambil menunggu perkembangan lebih lanjut.

Ia menegaskan FIFA tidak tinggal diam dan terus melakukan komunikasi dengan pihak terkait.

"Sekali lagi, kami tidak bisa mengendalikan segalanya. Kami mencoba, kami akan berdiskusi, kami akan berbicara, kita akan lihat hasilnya nanti. Kami tengah mengerjakan semuanya," tutur Infantino.

Omar Artan Ditolak Masuk Amerika Serikat

Piala Dunia 2026, Omar Artan, Reaksi Presiden FIFA Usai Wasit Somalia Gagal Masuk ke AS Jelang Piala Dunia 2026

Wasit asal Somalia, Omar Abdulkadir Artan, yang ditolak masuk AS untuk Pimpim Piala Dunia 2026.

Omar Artan sebelumnya telah tiba di Amerika Serikat melalui Bandar Udara Internasional Miami.

Namun, otoritas imigrasi setempat menolak akses masuk bagi wasit asal Somalia tersebut.

Artan dikenal sebagai Wasit Terbaik Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) 2025.

Ia juga berpeluang menjadi wasit pertama asal Somalia yang memimpin pertandingan Piala Dunia.

Meski demikian, petugas imigrasi menilai dirinya tidak memenuhi persyaratan untuk masuk dan menjalankan aktivitas di Amerika Serikat.

Artan menyatakan seluruh dokumen perjalanan miliknya telah lengkap.

Namun, Somalia termasuk salah satu negara dalam daftar larangan perjalanan Amerika Serikat.

Terpaksa Kembali ke Turki

Setelah ditolak masuk, Artan harus kembali ke Istanbul, Turki, kota tempat ia memulai perjalanan menuju Amerika Serikat.

Kasus serupa sebelumnya juga dialami sejumlah pihak lain. Beberapa fotografer tim dan suporter dilaporkan gagal memasuki Amerika Serikat karena pengajuan visa mereka ditolak.

Pihak Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan Amerika Serikat kemudian memberikan penjelasan terkait keputusan tersebut.

Melalui juru bicaranya, mereka menyebut Artan telah menjalani "pemeriksaan tambahan" setelah tiba di Miami pada Sabtu (6/6/2026).

Perkembangan kasus ini masih terus dipantau FIFA menjelang berlangsungnya jadwal Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang