3 Trik Bikin Unti Kelapa Tidak Basi Walau Sudah Dingin, Kuncinya di 1 Bahan Ini
Unti kelapa merupakan bahan isian favorit untuk beragam jajanan tradisional seperti dadar gulung, kue bugis, hingga onde-onde.
Namun, masalah yang sering muncul adalah unti yang cepat basi, berair, atau asam setelah dingin.
Padahal, rahasia agar unti tahan lama dan tetap wangi ada pada teknik memasak serta satu bahan tambahan sederhana.
Panduan dasar membuat unti ini mengacu dari buku “Kue-kue Indonesia (Edisi Baru)” karya Yasa Boga terbitan Gramedia Pustaka Utama.
Dalam artikel ini, kamu akan menemukan tiga trik penting agar unti kelapa tetap kering, tidak cepat rusak, dan aman disimpan lebih lama.
1. Gunakan kelapa parut searah serat, lebih kering dan tidak cepat berair
Kelapa yang diparut searah serat (memanjang mengikuti arah serat buah) menghasilkan parutan yang lebih panjang, berserat, dan tidak terlalu basah. Ini penting agar unti tidak mengeluarkan minyak berlebih. Parutan model ini juga membantu struktur kelapa tetap kokoh saat dimasak dengan gula, sehingga unti tidak lembek atau cepat menjadi asam.
ilustrasi dadar gulung.
2. Masak unti dengan api kecil hingga air betul-betul habis
Saat memasak kelapa dengan gula merah, daun pandan, dan sedikit garam, jangan berhenti pada saat wangi muncul saja—lanjutkan hingga benar-benar kering. Aduk rata dan masak sampai uap air hilang dan kelapa terasa ringan saat diaduk. Unti yang masih lembap akan cepat menyerap kelembapan udara dan mempercepat pembusukan.
3. Kuncinya di garam, mencegah bakteri berkembang
Garam berperan bukan hanya sebagai penguat rasa, tetapi juga sebagai penghambat pertumbuhan bakteri yang menyebabkan unti cepat basi. Walaupun hanya sedikit, peran garam sangat penting dalam memperpanjang daya simpan unti kelapa. Penggunaan garam membuat unti lebih tahan meskipun disimpan pada suhu ruang dalam beberapa jam.
ilutrasi dadar gulung berpori.
Tips penyimpanan agar unti makin tahan lama
- Simpan unti yang sudah dingin dalam wadah tertutup rapat.
- Jika ingin disimpan lebih lama, taruh di kulkas.
- Hindari air tambahan selain dari kandungan kelapa itu sendiri.
- Jika memakai kelapa parut dari pasar, gunakan pada hari yang sama.