Rahasia Bikin Cireng Mekar dan Tidak Alot Walau Dingin, Tambah Bahan Ini
Cireng atau aci digoreng dikenal sebagai camilan khas Bandung yang digemari banyak orang.
Namun, tak sedikit yang mengeluh cireng buatan rumah terasa keras dan alot setelah dingin.
Padahal, kunci membuat cireng kopong dan tidak alot walau dingin ada pada takaran tepung serta bahan tambahan dalam adonan.
Menurut dua chef profesional asal Bandung, rahasia kerenyahan cireng bukan hanya pada cara menggorengnya, tetapi juga pada campuran tepung dan santan hangat di dalam adonan.
Dalam artikel ini, kamu akan menemukan langkah dan tips agar cireng buatanmu tetap gurih dan renyah lebih lama.
1. Campur Tepung Aci dan Terigu
Menurut Executive Chef The Papandayan Hotel Bandung, Dadang Suryaman, kunci pertama membuat cireng yang kopong adalah komposisi tepung aci dan tepung terigu.
“Tepung aci memberi tekstur kenyal dan renyah, sementara terigu menyeimbangkan agar tidak terlalu keras saat digoreng,” kata Chef Dadang kepada Kompas.com (18/9/2025).
Campuran ini membuat adonan cireng lebih lentur dan mudah dibentuk, serta menghasilkan rongga udara di dalamnya saat digoreng.
2. Tambahkan Santan Hangat untuk Rasa Gurih
Bahan rahasia berikutnya adalah santan hangat. Chef Dadang menjelaskan bahwa ia biasa menggunakan santan yang telah dipanaskan untuk menambah cita rasa gurih sekaligus membantu adonan lebih empuk.
“Air direbus dulu sampai mendidih, baru dituang ke campuran tepung sedikit demi sedikit. Setelah itu, tambahkan santan hangat agar rasanya gurih dan teksturnya lembut,” ujarnya.
Santan berfungsi seperti lemak alami yang menjaga kelembapan dalam adonan, sehingga cireng tetap lembut meski sudah dingin.
Ilustrasi cireng.
3. Tekan Adonan Saat Menggoreng Agar Kopong
Ciri khas cireng yang enak adalah bagian dalamnya kopong, bukan padat. Proses ini bisa didapat dari cara menggoreng. Setelah adonan masuk ke minyak panas, tekan lembut bagian tengahnya menggunakan sutil.
Tekanan ini membantu udara keluar dan membentuk rongga di dalam cireng. Hasilnya, tekstur luar menjadi renyah sementara bagian dalam tetap empuk. Hindari menggoreng terlalu lama agar tidak gosong atau keras.
4. Perhatikan Suhu dan Waktu Menggoreng
Head Chef Restoran Tamu, Tasya Mulvie Maharani, menyarankan agar suhu minyak tidak terlalu panas saat mulai menggoreng.
“Pastikan minyaknya enggak terlalu panas, baru masukkan cireng,” ujar Tasya saat ditemui media di Bandung (9/9/2025).
Gunakan api sedang dan goreng selama lima hingga delapan menit. Balik cireng sesekali agar matang merata. Cireng yang digoreng perlahan akan mengembang sempurna tanpa menyerap terlalu banyak minyak.
Ilustrasi cireng bumbu rujak.
5. Cara Menyimpan Cireng agar Awet
Kalau membuat cireng dalam jumlah banyak, adonannya bisa disimpan di kulkas atau freezer. Chef Dadang menyarankan agar tiap lapisan cireng diberi alas plastik agar tidak saling menempel.
Dengan cara ini, bentuknya tetap pipih dan mudah digoreng kapan saja. Cireng beku bisa langsung digoreng tanpa perlu dicairkan, cukup tambahkan waktu menggoreng satu hingga dua menit lebih lama dari biasanya.
Tips Tambahan agar Cireng Tetap Renyah
- Gunakan minyak banyak dan bersih agar hasil gorengan tidak berminyak.
- Tambahkan sedikit bawang putih halus ke adonan untuk aroma gurih alami.
- Jangan menutup wajan saat menggoreng agar uap air tidak membuat cireng lembek.
- Sajikan dengan sambal rujak atau saus pedas untuk sensasi Bandung yang otentik.