Kecam Kebijakan Trump, Jerman Bahas Boikot Piala Dunia 2026

Trofi Piala Dunia
Trofi Piala Dunia

 Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFB) dikabarkan tengah mempertimbangkan opsi boikot Piala Dunia 2026.

Wacana tersebut disuarakan sebagai respons dari ambisi Donald Trump mencaplok Greenland dan sejumlah kebijakan politik Amerika Serikat.

Wakil Presiden DFB, yang juga Presiden klub Bundesliga St. Pauli, Oke Gottlich menilai diskusi mengenai boikot tidak lagi bisa dihindari. Ia juga membandingkan kondisi saat ini dengan boikot Olimpiade pada era Perang Dingin 1980-an.

Presiden AS Donald Trump di World Economy Forum Davos 2026

“Apa saja pembenaran untuk boikot Olimpiade pada tahun 1980-an? Menurut saya, potensi ancamannya sekarang lebih besar daripada saat itu. Kita perlu membahas hal ini,” ujar Gottlich, dikutip dari Politico, Minggu 25 Januari 2026.

Gottlich juga melontarkan kritik terhadap Presiden FIFA Gianni Infantino, yang selama ini dipandang memiliki kedekatan dengan Trump. Ia menilai terdapat standar ganda dalam cara sepak bola internasional memposisikan diri terhadap isu politik.

“Qatar dulu dianggap terlalu politis bagi semua orang, dan sekarang kita benar-benar apolitis. Itu benar-benar mengganggu saya,” kata dia.

Menanggapi kekhawatiran bahwa boikot akan merugikan pemain, Gottlich menilai argumen tersebut tidak bisa dijadikan alasan utama. Ia menegaskan dampak kemanusiaan dari konflik dan ancaman militer harus ditempatkan dalam konteks yang lebih luas.

“Nyawa seorang pemain profesional tidak lebih berharga daripada nyawa banyak orang di berbagai wilayah yang secara langsung maupun tidak langsung diserang atau diancam oleh tuan rumah Piala Dunia,” tandasnya.