Top 6+ Tips Membuat Es Gabus Berlapis Pelangi, Ini Trik dari Chef Hotel

Es gabus identik dengan tekstur yang lembut dan berpori serupa spons. Jajanan jadul ini rasanya manis, dan biasanya disajikan dingin dalam bentuk potongan kecil.
"Es gabus ini jajan tradisional dari Jakarta, berbahan dasar santan, tepung beras, tepung maizena, gula, dan pewarna alami. Teksturnya itu setahu saya memang berpori atau menyerupai spons," kata Executive Chef di Riva Grill & Terrace, Wyndham Casablanca Jakarta, Angga Febrian kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Rabu (28/1/2025).
Selain teksturnya yang unik, tampilannya juga menarik karena umumnya disajikan dalam bentuk adonan berlapis warna warni serupa pelangi.
Kata Angga, cara membuat es gabus supaya berlapis cantik dan warnanya merata, butuh teknik masak yang benar supaya hasilnya bagus.
Begini tips membuat es gabus supaya tampak berlapis ala Angga:
Tips membuat es gabus berlapis pelangi
1. Gunakan bahan berkualitas
Hidanga yang enak, aman, dan menarik dari segi visual tentu berangkat dari bahan baku yang berkualitas.
Maka dari itu, Angga menyarankan agar menggunakan santan yang segar alias berkualitas baik, serta pewarna makanan yang sudah food grade.
Beberapa bahan yang dibutuhkan untuk membuat es gabus meliputi santan, tepung maizena atau tepung beras, gula pasir, air, dan pewarna makanan.
2. Masak pewarna makanan bersama adonan
Supaya pewarna makanan yang digunakan tercampur merata, Angga menyarankan untuk memasaknya bersamaan dengan adonan lainnya.
"Pewarnanya itu dimasak, sebaiknya dicampurkan sejak awal ke dalam adonan cair," kata Angga.
3. Pastikan adonan matang
Kata Angga, supaya mendapatkan hasil warna yang bagus, perlu dipastikan adonan yang dimasak matang merata.
"Jadi kalau ada adonan kurang matang, misalnya warna merah, warna merahnya agak sedikit pudar, tidak mencolok, dan tidak stabil saat dibekukan," katanya.
Angga melanjutkan, pada saat proses pemasakan yang cukup, warna akan dikunci secara alami dari proses gelatinisasi pati.
Ilustrasi es gabus tepung hunkue4. Adonan perlu terus diaduk
Trik lainnya supaya warna es gabus tampak bagus dan merata yaitu adonan perlu terus diaduk saat proses memasak.
Sebab, kata Angga, panas yang tidak merata bisa menyebabkan warna adonan menjadi belang atau berbeda di satu sisi.
5. Biarkan adonan dingin di suhu ruang
Setelah adonan matang, jangan langsung masukkan ke dalam kulkas. Sebaiknya, biarkan adonan dingin di suhu ruang terlebih dahulu.
"Pendinginan bertahap ini membantu mempertahankan kecerahan warnanya. Jadi, jangan dulu dimasukkan ke dalam freezer," kata Angga.
Ia melanjutkan, pastikan adonan es gabus benar-benar dingin di suhu ruang, setelah itu baru dimasukkan ke dalam freezer untuk dibekukan.
6. Perhatikan suhu adonan
Penting untuk tau suhu yang pas penanda es gabus matang, supaya santannya tidak pecah, dan berujung merusak tekstur adonan.
Ia mengatakan, apabila suhu adonan di bawah 80 derajat Celsius, maka akan membuat proses gelatinisasinya menjadi tidak sempurna.
Efeknya, akan membuat tekstur es gabus menjadi rapuh, gampang hancur, warnanya kusam, dan mudah berair pada saat dibekukan.
Sementara itu, apabila suhunya di atas 95 derajat Celsius, berpotensi membuat santannya menjadi pecah. Alhasil, tekstur es gabus menjadi kasar dan warnanya cenderung pudar.
"Jadi jangan di bawah 80 derajat Celsius, jangan di atas 95 derajat Celsius," kata Angga.
Jika tidak punya alat pengukur suhu di rumah, kamu bisa melihat tanda-tanda adonan sudah matang dari bentuk dan warnanya.
Caranya, bisa dilihat dari adonan yang sudah mulai berat saat diaduk, dan muncul gelembung kecil. Lalu, bisa dilihat dari warna adonan yang sudah mengkilap.
Permukaan adonan yang mengkilap, katanya, menandakan adonan matang pada suhu yang tepat.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang