Tips Membuat Steak dan Grill Lezat di Rumah, dari Cara Pilih Daging hingga Teknik Merendam Bumbu

Grill, Tips Membuat Steak dan Grill Lezat di Rumah, dari Cara Pilih Daging hingga Teknik Merendam Bumbu, Perbedaan Teknik Grill dan Steak, Pentingnya Bumbu Perendam (Marinate), Tips Agar Daging Steak Empuk dan Juicy, Rahasia Memanggang Seafood yang Sempurna

Memasak steak atau hidangan panggang (grill) seringkali dianggap sulit bagi pemula. Padahal, dengan teknik yang tepat, hidangan ala restoran ini bisa tersaji lezat dari dapur rumah sendiri, terutama saat pesta tahun baru.

Dalam buku "Lezat & Praktis: Grill & Steak" yang disusun oleh Tim Primarasa, dijelaskan bahwa kunci utama kelezatan steak tidak hanya terletak pada kualitas daging, tetapi juga pada teknik memasak dan kesegaran bahan.

Berikut adalah panduan lengkap cara memasak steak dan teknik grill yang praktis bagi Anda.

Perbedaan Teknik Grill dan Steak

Banyak orang sering menyamakan antara grill dan steak. Padahal, keduanya memiliki definisi yang sedikit berbeda namun saling berkaitan.

Teknik grill pada dasarnya adalah metode memanggang dengan panas api langsung, baik menggunakan bara api maupun api kompor. Selain bara api, grill juga bisa dilakukan menggunakan wajan khusus (grill pan) yang memiliki tekstur garis-garis di dasarnya.

"Setelah matang, pada permukaan makanan yang dipanggang dengan wajan ini akan terbentuk pola garis-garis kecokelatan yang membuat hidangan makin menggiurkan," tulis Tim Primarasa dalam buku tersebut.

Sementara itu, steak adalah sebutan untuk potongan daging tebal dengan permukaan lebar yang dimasak dengan cara grill atau wajan datar.

Kini, istilah steak tidak hanya untuk daging sapi, tetapi juga merambah ke fillet ikan seperti salmon steak atau gindara steak.

Pentingnya Bumbu Perendam (Marinate)

Agar bumbu meresap sempurna ke dalam serat daging, proses perendaman atau marinate sangat krusial. Selain memberikan rasa, merendam daging juga bertujuan agar bahan lebih cepat matang saat dipanggang.

Berikut durasi ideal merendam bumbu:

  • Daging dan Ayam: Minimal 1 jam atau didiamkan semalaman di dalam lemari es dengan wadah tertutup.
  • Ikan dan Seafood: Cukup 30 menit karena teksturnya lebih lembut dan bumbu mudah meresap.

Tips Pro: Untuk bahan yang dipanggang mentah, tusuk-tusuk permukaan daging atau ayam dengan garpu agar bumbu meresap hingga ke bagian dalam.

Tips Agar Daging Steak Empuk dan Juicy

Salah satu kendala saat memasak steak adalah daging yang menjadi keras atau hambar. Tim Primarasa membagikan tiga rahasia utama untuk mengatasinya:

  1. Pilih Potongan yang Tepat: Gunakan bagian has dalam (tenderloin) untuk hasil yang cepat matang dan empuk.
  2. Gunakan Enzim Alami: Jika menggunakan daging yang kurang empuk, bungkus daging dengan daun pepaya yang sudah dipukul-pukul tulang daunnya selama 1 jam. Anda juga bisa menggunakan 1 sendok teh bubuk papain untuk 1.000 gram daging (diamkan 15 menit).
  3. Teknik Resting: Jangan langsung memotong steak yang baru matang. "Diamkan dulu 5–10 menit agar cairan yang keluar selama pemanggangan meresap kembali ke dalam daging. Jika langsung dipotong, cairan mengalir keluar, daging akan menjadi kering dan hambar," jelas Tim Primarasa.
  • Baca juga:

Rahasia Memanggang Seafood yang Sempurna

Memasak seafood membutuhkan ketelitian ekstra karena durasi memasak yang singkat. Jika terlalu lama, seafood akan menjadi keras dan kehilangan rasa manis alaminya.

  • Ikan: Butuh waktu sekitar 15 menit.
  • Udang dan Cumi: Cukup 10 menit saja.

Selain itu, kesegaran adalah kunci. Pastikan ikan memiliki daging yang kenyal, udang dengan kulit kencang dan kepala keras, cumi berwarna putih bersih, serta kerang yang cangkangnya masih tertutup rapat.

Atur Suhu Api agar Tidak Gosong

Dalam teknik grill api langsung, jarak ideal antara rak pemanggang dengan bara api adalah 10 cm. Hal ini penting untuk menjaga agar bahan makanan tidak cepat terbakar namun tetap matang hingga ke dalam.

Gunakan api sedang; api yang terlalu besar membuat bagian luar gosong sementara bagian dalam masih mentah. Sebaliknya, api yang terlalu kecil akan membuat proses memasak lama dan menyebabkan cairan daging menguap hingga teksturnya kering

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang