Catat! Begini Caranya Agar Warna Es Gabus Tampak Rata dan Tak Belang

Es gabus, Catat! Begini Caranya Agar Warna Es Gabus Tampak Rata dan Tak Belang

Es gabus dikenal sebagai jajanan tradisional legendaris dengan tekstur lembut menyerupai spons, dan tampilan warna-warni yang menggoda.

"Es gabus ini jajan tradisional dari Jakarta, berbahan dasar santan, tepung beras, tepung maizena, gula, dan pewarna alami. Teksturnya itu setahu saya memang berpori atau menyerupai spons,” kata Executive Chef di Riva Grill & Terrace, Wyndham Casablanca Jakarta, Angga Febrian kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Rabu (28/1/2025).

Namun, tak sedikit yang gagal membuat warna es gabus tampak rata dan berlapis cantik.

Agar hasilnya tidak belang atau kusam, ada teknik khusus yang perlu diperhatikan saat proses memasaknya. Bagaimana caranya?

Cara agar warna es gabus tampak rata

Kata Angga, kunci supaya pewarna makanan yang dicampur pada es gabus tampak merata yaitu pewarna makanan dimasak bersamaan dengan bahan lainnya dari awal.

"Pewarnanya itu dimasak, sebaiknya dicampurkan sejak awal ke dalam adonan cair,” kata Angga.

Cara ini, katanya, membantu warna menyatu lebih merata dan tidak mudah pudar.

Di samping itu, adonan harus terus diaduk saat dimasak di atas api sedang, supaya tidak ada warna yang menggumpal atau menumpuk di satu sisi.

Kata Angga, panas yang tidak merata pada adonan juga dapat menyebabkan warna es gabus yang dihasilkan menjadi belang atau berbeda.

"Kalau ada adonan kurang matang, misalnya warna merah, warna merahnya agak sedikit pudar, tidak mencolok, dan tidak stabil saat dibekukan,” katanya.

Maka dari itu, harus dipastikan agar adonan matang pada suhu yang tepat. Supaya, menghasilkan tekstur dan visua yang pas.

Suhu kematangan adonan yang ideal berada di antara 80–95 derajat Celsius.

Kata Angga, suhu di bawah 80 derajat dapat membuat gelatinisasi tidak sempurna, sehingga tekstur menjadi rapuh dan warna kusam. Sebaliknya, suhu di atas 95 derajat berisiko membuat santan pecah.

“Jadi jangan di bawah 80 derajat Celsius, jangan di atas 95 derajat Celsius,” kata Angga.

Jika tidak memiliki termometer, tanda adonan matang bisa dilihat dari teksturnya yang mulai berat saat diaduk, muncul gelembung kecil, serta permukaan adonan yang tampak mengilap. 


Menurut Angga, permukaan yang mengkilap menandakan adonan matang pada suhu yang tepat.

Selain teknik memasak yang benar, Angga juga menekankan pentingnya menggunakan bahan baku berkualitas.

Supaya, es gabus yang dihasilkan tidak hanya enak dan menarik dari segi visual, melainkan juga aman dikonsumsi.

Maka dari itu, Angga menyarankan agar menggunakan santan yang segar alias berkualitas baik, serta pewarna makanan yang sudah food grade.

Beberapa bahan yang dibutuhkan untuk membuat es gabus meliputi santan, tepung maizena atau tepung beras, gula pasir, air, dan pewarna makanan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang