Chef Hotel Beri Tips Memasak Mi Panjang Umur dan Ikan Rebus Kecap Jahe untuk Imlek

tips memasak, Imlek, Chef Hotel Beri Tips Memasak Mi Panjang Umur dan Ikan Rebus Kecap Jahe untuk Imlek

 Mi panjang umur bukan sekadar hidangan pelengkap saat Imlek, melainkan simbol yang sarat makna dan nyaris selalu hadir di meja perayaan.

Dalam tradisi Tionghoa, mi yang disajikan panjang dan utuh melambangkan doa akan umur panjang, kesehatan, serta keberlanjutan rezeki di tahun yang baru.

Karena maknanya itu, mi tidak boleh dipotong saat dimasak maupun disajikan, agar harapan baik yang menyertainya tidak “terputus”.

"Mie tidak boleh dipotong, dan saat makan jangan diputus, karena ini melambangkan usia dan rezeki yang panjang," papar Chef Andreas Herlambang dari Hotel Noormans Semarang kepada Kompas.com, Jumat (30/1/2026).

Kehadiran mi panjang umur sering dipadukan dengan lauk bernuansa hangat dan menenangkan, seperti ayam atau ikan rebus kecap jahe, yang juga kaya simbol.

Ayam melambangkan kemakmuran dan kebersamaan keluarga, sementara jahe memberi makna kehangatan serta perlindungan.

Chef Andreas sendiri secara spesifik memberikan resep dan tips memasak kedua hidangan tersebut.

Dengan tips ini, selain nilai filosofis hidangan terjaga, cita rasa pun tetap tersaji sempurna.

Ayam rebus kecap jahe

Menu ini melambangkan kemakmuran dan kebersamaan. 

Bahan-bahan: 

  • 1 ekor ayam kampung/ayam pejantan, potong 8
  • 5 cm jahe, memarkan
  • 4 siung bawang putih
  • 4 sdm kecap asin
  • 2 sdm kecap manis
  • 1 sdt minyak wijen
  • 1 sdt gula
  • Air secukupnya

Cara pembuatan:

  • Rebus ayam dengan jahe dan bawang putih hingga matang.
  • Masukkan kecap asin, kecap manis, gula, minyak wijen.
  • Masak api kecil sampai bumbu meresap dan kuah sedikit menyusut.

Tips menyajikan ayam rebus kecap jahe:

  • Sajikan ayam utuh (atau potongan besar), hal ini untuk melambangkan keluarga yang utuh.
  • Jangan terlalu gelap kecapnya, rasa harus bersih dan ringan.

Ikan kukus kecap jahe

tips memasak, Imlek, Chef Hotel Beri Tips Memasak Mi Panjang Umur dan Ikan Rebus Kecap Jahe untuk Imlek

Ilustrasi ikan kukus kecap jahe.

Menurut Chef Andreas, dalam tradisi Tonghoa, menu ini melambangkan rezeki berlebih, sehingga biasanya dihidangkan di jamuan Imlek.

Bahan-bahan:

  • 1 ekor ikan kakap/kerapu (utuh)
  • 5 cm jahe, iris ukuran korek api
  • 2 batang daun bawang
  • 3 sdm kecap asin
  • 1 sdt minyak wijen
  • 2 sdm minyak panas

Cara pembuatan:

  • Kukus ikan ±10–12 menit sampai matang.
  • Siram kecap asin dan minyak wijen.
  • Tuang minyak panas di atas jahe dan daun bawang.

Tips penyajian ikan kukus kecap jahe:

  • Kepala dan ekor jangan dipotong, karena bagian ini melambangkan rezeki dari awal sampai akhir.
  • Ikan jangan dibalik saat dikukus, biar bentuknya tetap cantik (tidak remuk).

Mie panjang umur 

tips memasak, Imlek, Chef Hotel Beri Tips Memasak Mi Panjang Umur dan Ikan Rebus Kecap Jahe untuk Imlek

Ilustrasi mi panjang umur

Bahan-bahan:
  • 200 gr mi telur panjang
  • 2 siung bawang putih, cincang
  • 3 iris jahe
  • 50 gr ayam rebus/udang
  • 1 butir telur
  • 2 batang caisim/sawi hijau
  • 1 sdm kecap asin
  • 1 sdt minyak wijen
  • Sedikit lada

Cara pembuatan:

  • Rebus mi hingga matang, angkat dan beri sedikit minyak.
  • Tumis bawang putih dan jahe sampai harum.
  • Masukkan ayam/udang dan telur orak-arik.
  • Masukkan mi, bumbui dengan kecap asin dan minyak wijen.
  • Masukkan sayur terakhir, aduk cepat.

Tips menyajikan mi panjang umur:

  • Jangan memotong mi saat masak atau makan.
  • Api harus besar dan cepat supaya mi tidak patah.
  • Rasa harus ringan dan gurih, bukan manis.

Selain tips di atas, Chef Andreas juga beri tips umum sajian Imlek yang sering diabaikan banyak orang:

Menurut Chef Andreas, sebaiknya hindari:

  • Menyajikan bubur (karena sering dianggap lambang kekurangan)
  • Makanan pahit berlebihan
  • Memotong mi dan ikan

"Masaklah dengan hati tenang dan niat baik, ini merupakan tradisi dapur Tionghoa lama," pungkasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang