Cara Membuat Cilok Isi Telur Puyuh, Kenyal dan Empuk Tahan Lama

cilok isi telur puyuh, resep cilok isi telur puyuh, Cara Membuat Cilok Isi Telur Puyuh, Kenyal dan Empuk Tahan Lama

Cilok menjadi salah satu jajanan favorit yang tak pernah kehilangan penggemar.

Tekstur kenyal berpadu rasa gurih membuat makanan berbahan dasar tepung tapioka ini selalu dicari, baik sebagai camilan rumahan maupun ide jualan.

Salah satu varian yang banyak digemari yaitu cilok isi telur puyuh. Perpaduan cilok yang gurih dan isian telur puyuh yang lembut cocok dinikmati bersama saus kacang atau sambal pedas.

Proses pembuatan cilok isi telur puyuh sebenarnya cukup mudah jika mengetahui komposisi adonan dan teknik yang tepat agar hasilnya kenyal dan empuk tahan lama.

Nah, jika kamu ingin mencoba membuat di rumah, berikut resep cilok isi telur puyuh dari Dhila Sina dalam Buku “Gurih-gurih Club Hits di Instagram” (2020) terbitan Gramedia Pustaka Utama.

Bahan cilok telur puyuh

cilok isi telur puyuh, resep cilok isi telur puyuh, Cara Membuat Cilok Isi Telur Puyuh, Kenyal dan Empuk Tahan Lama

Telur puyuh menjadi bahan penting dalam resep cilok isi telur puyuh.

Persiapan bahan perlu diperhatikan agar tekstur cilok konsisten dan tidak mudah mengeras saat dingin.

  • Tepung tapioka: 100 gram
  • Tepung terigu: 100 gram
  • Air mendidih: 125 mililiter
  • Bawang putih: 3 siung, haluskan
  • Daun bawang: 1 batang, iris halus
  • Daun seledri: 1 batang, ambil daunnya, iris halus
  • Telur puyuh: 5 butir, rebus, lalu masing-masing potong jadi 8 bagian
  • Garam
  • Kaldu bubuk
  • Air secukupnya untuk merebus

Penggunaan air panas wajib diperhatikan karena membantu mengaktifkan pati tapioka sehingga cilok lebih elastis.

Perbandingan tepung tapioka dan tepung terigu juga berperan penting. Tepung terogu membantu cilok lebih empuk dan tidak alot saat dingin.

Cara membuat cilok isi telur puyuh

Langkah pembuatan adonan perlu dilakukan secara berurutan agar hasilnya tidak gagal:

  1. Siapkan wadah, campur air mendidih dengan bawang putih halus, garam, dan kaldu bubuk, aduk sampai rata.
  2. Dalam wadah terpisah, campur tepung terigu, tepung tapioka, daun bawang, dan seledri, aduk rata.
  3. Tuang larutan air mendidih ke campuran tepung sedikit demi sedikit sambil tetap diaduk hingga kalis dan bisa dibentuk.
  4. Ambil 1 sendok teh adonan, pipihkan, masukkan 1 potong telur puyuh, tutup, bulatkan. Lakukan hingga adonan habis.
  5. Rebus cilok di air mendidih sampai mengapung. Proses perebusan cilok cukup dilakukan sampai mengapung saja. Waktu merebus yang terlalu lama justru membuat bagian luar mudah lembek.
  6. Angkat, sajikan, dan cilok dapat dinikmati dengan bumbu kacang, kecap, dan sambal sesuai selera.

Jika cilok tidak langsung dikonsumsi, dapat dimasukkan ke dalam kukusan sebentar sebelum disajikan.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang