Berapa Lama Ayam Matang Tahan di Kulkas? Jangan Sampai Salah Simpan

Berapa Lama Ayam Matang Tahan di Kulkas? Jangan Sampai Salah Simpan

Kulkas atau lemari es menjadi solusi praktis untuk menyimpan berbagai jenis makanan agar lebih awet, termasuk ayam yang sudah dimasak. Mulai dari ayam suwir, ayam panggang, hingga steak ayam bisa disimpan sebagai stok lauk untuk beberapa hari ke depan.

Namun, menyimpan ayam matang tidak bisa dilakukan sembarangan. Ada batas waktu penyimpanan yang perlu diperhatikan agar makanan tetap aman dikonsumsi dan terhindar dari risiko pertumbuhan bakteri.

Ayam matang tahan berapa lama di kulkas?

Mengutip pedoman Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), ayam yang sudah dimasak dan disimpan di lemari es dengan suhu sekitar 4 derajat Celsius dapat bertahan selama tiga hingga empat hari.

Meski suhu dingin dapat memperlambat pertumbuhan bakteri, USDA menegaskan bahwa lemari es tidak sepenuhnya menghentikan perkembangan bakteri. Karena itu, ayam matang sebaiknya segera dikonsumsi dalam rentang waktu tersebut.

Jika ingin menyimpannya lebih lama, ayam matang disarankan untuk disimpan di dalam freezer.

Cara menyimpan ayam matang di kulkas dengan benar

Agar kualitas dan keamanannya tetap terjaga, ayam matang perlu disimpan dengan cara yang tepat. Berikut langkah-langkahnya, dilansir dari (15/7/2026):

Berapa Lama Ayam Matang Tahan di Kulkas? Jangan Sampai Salah Simpan

Ilustrasi ayam panggang barbeque.

  • Setelah matang, biarkan ayam mendingin terlebih dahulu.
  • Jangan biarkan ayam berada pada suhu ruang lebih dari dua jam.
  • Simpan ayam dalam wadah kedap udara.
  • Letakkan di lemari es dengan suhu sekitar 4 derajat Celsius.
  • Beri label berisi tanggal penyimpanan dan jenis makanan untuk memudahkan pemantauan.

Penyimpanan yang benar dapat membantu menjaga kesegaran ayam sekaligus mengurangi risiko kontaminasi bakteri.

Tanda-tanda ayam matang sudah basi

Sebelum mengonsumsi ayam yang sudah beberapa hari disimpan di lemari es, periksa terlebih dahulu kondisi fisiknya.

Ayam matang yang masih layak konsumsi umumnya memiliki tekstur yang padat, tidak lembek, dan tidak berlendir saat disentuh. Sebaliknya, ayam yang mulai rusak biasanya menunjukkan beberapa tanda berikut:

  • Tekstur menjadi berlendir atau lembek.
  • Warna daging berubah menjadi lebih gelap.
  • Mengeluarkan aroma tidak sedap atau bau menyengat.

Menurut USDA, perubahan tersebut dapat disebabkan oleh pertumbuhan bakteri pembusuk. Jika menemukan salah satu tanda tersebut, ayam sebaiknya tidak dikonsumsi dan segera dibuang.

Dengan memperhatikan masa simpan dan cara penyimpanan yang tepat, stok ayam matang di rumah dapat tetap aman dan berkualitas saat akan disantap kembali.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang