Cara Simpan Opor Ayam Supaya Tahan Lama dan Tidak Mudah Basi

opor ayam, Lebaran, Cara Simpan Opor Ayam Supaya Tahan Lama dan Tidak Mudah Basi

Siapa sih yang enggak setuju kalau opor ayam adalah bintang utama saat Lebaran? 

Rasanya yang gurih dan berempah memang juara banget dimakan bareng ketupat.

Namun, masalah klasik yang sering muncul adalah opor ayam sangat mudah basi atau teksturnya berubah jadi berlendir karena kandungan santannya yang pekat.

Sayang banget kan kalau masakan sudah dimasak capek-capek tapi akhirnya harus dibuang? 

Tenang, supaya Lebaran kamu makin lega dan bebas drama makanan basi, yuk intip cara simpan opor ayam yang benar agar tetap awet dan lezat!

1. Pastikan opor sudah benar-benar dingin

Langkah pertama yang paling krusial: jangan terburu-buru memasukkan opor ke dalam wadah atau kulkas saat masih panas. 

Uap panas yang terjebak di dalam wadah tertutup akan berubah jadi embun air. Nah, tetesan air inilah yang memicu pertumbuhan bakteri dan bikin opor cepat asam.

Biarkan opor di atas kompor (dalam keadaan mati) sampai suhunya turun ke suhu ruang secara alami.

2. Gunakan wadah kedap udara yang bersih

Setelah dingin, pindahkan opor ke dalam wadah plastik atau kaca yang memiliki tutup sangat rapat (kedap udara). Pastikan wadah tersebut dalam kondisi kering dan bersih.

Wadah yang kedap udara berfungsi mencegah kontaminasi aroma dari makanan lain di kulkas serta menjaga kelembapan opor agar santannya tidak pecah.

3. Pisahkan porsi sekali makan

Kalau kamu masak dalam jumlah besar, jangan simpan semuanya dalam satu wadah besar. Sebaiknya bagi opor ke dalam beberapa wadah kecil berukuran sekali makan.

Karena kebiasaan mengeluarkan satu wadah besar lalu menghangatkannya berkali-kali justru akan merusak kualitas santan dan mempercepat proses pembusukan. 

Dengan porsi kecil, kamu cukup ambil satu wadah yang akan dimakan saja.

4. Simpan di chiller atau freezer?


Tergantung kapan kamu mau memakannya lagi:

  • Chiller (kulkas bawah): cocok kalau opor akan dimakan lagi dalam waktu 2-3 hari ke depan.
  • Freezer: kalau ingin awet sampai 1-2 minggu, simpan di dalam freezer. Opor yang dibekukan akan bertahan lebih lama, meski mungkin ada sedikit perubahan tekstur pada santan saat dicairkan nanti.

5. Cara memanaskan yang benar

Saat ingin menyantapnya kembali, jangan langsung dipanaskan dengan api besar.

Jika dari freezer, pindahkan dulu ke chiller semalaman agar mencair perlahan.

Panaskan di atas kompor dengan api kecil sambil sesekali diaduk pelan.

Aduk terus supaya santannya tidak pecah dan bumbunya kembali meresap sempurna ke dalam ayam.

Dengan mengikuti tips di atas, kamu nggak perlu khawatir lagi stok opor ayam di rumah terbuang percuma. Selamat mencoba dan selamat menikmati hidangan Lebaran bersama keluarga!

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang