Cendol Tidak Mudah Basi? Ini 4 Tips Masak Adonan Sampai Mengental dan Lengket!
Cendol yang benyek atau cepat basi sering terjadi jika teknik pemasakan adonan kurang tepat.
Executive Sous Chef Hotel Santika Bandung, Fathul Abrar, yang diwawancarai oleh Kompas.com pada Kamis (30/4/2020), menjelaskan bahwa tekstur cendol yang pas bukan hanya bergantung pada jenis tepung, tetapi juga cara memasaknya hingga mengental dan lengket.
Dalam artikel ini, Anda akan mendapatkan empat tips penting agar cendol kenyal, tidak cepat basi, dan tetap segar ketika disajikan, termasuk panduan takaran tepung serta teknik pencetakan adonan ke dalam air es.
1. Campur dua jenis tepung agar teksturnya tepat
Menurut Fathul, penggunaan tepung biasanya bukan satu macam saja, melainkan gabungan. Ia mencontohkan campuran tepung hunkwe dengan tepung beras, atau tepung beras dengan kanji. Tepung beras akan memberi kekenyalan ringan, sedangkan kanji memberi elastisitas dan daya taahan bentuk saat cendol jatuh ke air es.
2. Masak adonan hingga benar-benar mengental dan lengket
Ini adalah langkah paling penting. Semua bahan tepung, air, dan garam dimasak hingga berubah menjadi adonan yang kentalnya merata, bukan sekadar menghangat atau setengah matang. Adonan harus terasa lengket, agak elastis, dan bisa ditarik pelan tanpa langsung putus. Tekstur inilah yang membuat cendol kenyal dan tidak cepat lembek ketika tercampur es atau santan.
3. Cetak cendol langsung ke dalam air es
Setelah adonan matang, pencetakan harus dilakukan ke dalam air dingin dengan es batu. Saat adonan panas bertemu air es, permukaan cendol langsung mengeras sambil bagian dalam tetap lembut dan fleksibel. Jika dicetak ke air biasa yang tidak cukup dingin, cendol akan lembek dan mudah putus.
4. Perhatikan kebersihan bahan dan air agar tidak cepat basi
Cendol mudah basi jika air rendamannya kotor, santan tidak steril, atau penyimpanan tidak dingin. Gunakan air matang, es batu bersih, dan simpan dalam kulkas jika tidak langsung disaji. Pastikan juga santan direbus terlebih dahulu agar lebih tahan lama.
Takaran adonan cendol yang direkomendasikan
- 150 gram tepung beras atau tepung hunkwe
- 15 gram tepung tapioka atau tepung beras
- 700 ml air matang
- 2 gram garam
- Daun suji atau pewarna pandan untuk aroma
- Air + es batu untuk mencetak cendol agar langsung mengeras.
Teknik pencetakan memakai alat sederhana
Untuk alat cetaknya, tidak perlu cetakan khusus. Anda dapat menggunakan saringan besi atau sendok berlubang. Tekan adonan ke lubang-lubang tersebut agar membentuk untaian pendek dan jatuh ke air es.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang