Cara Membuat Nagasari Tidak Mudah Basi, Awet 2 Hari Tak Perlu Pengawet
Kue nagasari adalah salah satu kue basah tradisional yang tak lekang oleh waktu.
Teksturnya lembut, kenyal, dan manis dari potongan pisang di dalamnya membuat nagasari cocok untuk camilan sore atau sajian acara keluarga.
Namun, banyak orang sering mengeluh karena nagasari buatan rumah cepat basi, terutama jika disimpan lebih dari sehari. Padahal, tanpa bahan pengawet pun, nagasari bisa awet lebih lama asal tahu triknya.
Dalam artikel ini, Kompas.com membagikan cara membuat nagasari tidak mudah basi berdasarkan penjelasan Executive Chef Hotel Santika Premiere Yogyakarta, Totok Siswantoko.
Rahasia Agar Nagasari Tidak Mudah Basi
Dalam wawancara bersama Kompas.com pada 25 Februari 2022, Chef Totok menjelaskan bahwa penyebab utama nagasari cepat basi adalah penggunaan santan yang tidak dimasak dengan benar.
Santan mentah atau kurang matang cenderung cepat rusak karena masih mengandung minyak dan enzim alami yang mudah tengik.
“Santan harus dimasak atau direbus hingga benar-benar mendidih. Tujuannya agar keawetan nagasari lebih lama,” ujar Chef Totok.
Selain mencegah basi, santan matang juga membantu adonan nagasari menjadi lebih halus dan tidak pecah saat dimasak.
Ilustrasi kue nagasari pisang.
Cara Memasak Santan untuk Nagasari
Santan sebaiknya dimasak dengan api sedang sambil terus diaduk agar tidak pecah. Setelah mendidih, barulah tepung beras dan bahan lainnya dimasukkan sedikit demi sedikit.
Chef Totok menambahkan, langkah ini bertujuan agar adonan tidak menggumpal atau berbuih yang bisa memengaruhi tekstur nagasari.
“Tuang tepung sedikit demi sedikit sambil diaduk perlahan supaya adonan rata dan tidak bergerindil,” jelasnya.
Adonan yang matang sempurna akan membuat nagasari lebih kokoh dan tidak lembek meski disimpan lama.
Tips Tambahan Agar Nagasari Tahan Lama
- Gunakan santan kental segar dari kelapa tua agar aroma gurih lebih kuat. Hindari santan instan karena cenderung cepat basi.
- Rebus santan hingga benar-benar mendidih sebelum dicampur bahan lain.
- Dinginkan nagasari setelah matang. Setelah dikukus, jangan langsung ditutup rapat. Angin-anginkan kue agar permukaannya tidak lembap.
- Gunakan daun pisang yang bersih dan tidak basah. Lap daun dengan kain kering atau panaskan sebentar di api agar lentur dan steril.
- Simpan di kulkas dalam wadah tertutup. Nagasari bisa tahan 2–3 hari di suhu ruang dan hingga 5 hari di kulkas jika disimpan dengan benar.
Nagasari adalah kue basah tradisional Indonesia dari tepung beras yang cukup mudah dibuat di rumah.
Bahan Dasar Nagasari Tidak Mudah Basi
Untuk membuat nagasari sederhana di rumah, siapkan bahan berikut:
- 150 gram tepung beras
- 700 ml santan matang (dari 1 butir kelapa)
- 100 gram gula pasir
- Sejumput garam
- 3 buah pisang raja, potong serong
- Daun pisang untuk membungkus
Cara Membuat Nagasari Tidak Mudah Basi
- Panaskan santan bersama gula dan garam hingga mendidih. Aduk terus agar tidak pecah.
- Tuang tepung sedikit demi sedikit ke dalam santan panas sambil diaduk cepat hingga menjadi adonan kental dan licin.
- Letakkan satu sendok adonan di atas daun, beri potongan pisang di tengahnya, lalu bungkus rapat.
- Kukus selama 25–30 menit dengan api sedang. Setelah matang, angkat dan dinginkan.
- Angin-anginkan sebelum disimpan. Biarkan kue di suhu ruang hingga uap panas hilang agar tidak berembun dan mudah basi.
Tips Tambahan dari Chef Totok
Menurut Chef Totok, proses terakhir ini sering diabaikan banyak orang.
“Kalau habis dikukus langsung ditutup atau ditumpuk, uap panasnya akan membuat nagasari cepat lembap dan basi. Harus diangin-anginkan dulu sampai kering permukaannya,” ujarnya.
Dengan langkah sederhana ini, kamu bisa menikmati nagasari buatan rumah yang tetap lembut dan gurih hingga beberapa hari tanpa tambahan bahan pengawet.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.