Cara Simpan Telur yang Benar Menurut Chef, Harus Ditaruh Kulkas?

cara menyimpan telur yang benar, Cara Simpan Telur yang Benar Menurut Chef, Harus Ditaruh Kulkas?

Telur sering dianggap sebagai bahan dapur paling aman, padahal cara menyimpannya masih kerap keliru.

Salah menyimpan telur bisa membuat kesegarannya tidak bertahan lama. Alhasil, telur tidak lagi dapat digunakan untuk berbagai hidangan karena kualitas dan rasanya yang sudah menurun.

Cara menyimpan telur yang benar

Presiden Association of Culinary Professionals (ACP) Indonesia, Rafael Triloko Basanto, menjelaskan cara menyimpan telur yang benar. Simak tipsnya berikut ini:

1. Simpan telur di suhu ruang

Telur boleh saja disimpan di suhu ruang, asalkan ruang penyimpannya memenuhi syarat kebersihan dan memiliki ventilasi.

"Bisa disimpan dalam suhu ruang, tapi ruangannya harus berventilasi karena telur itu mempunyai pori," kata Chef Rafael saat dihubungi Kompas.com, Jumat (23/1/2026).

Jika ruang penyimpanan telur tidak cukup bersih, bakteri dapat masuk ke dalam telur melalui celah pori tersebut.

"Karena telur itu mempunyai pori makanya bisa jadi telur asin. Diaduk air asin dan bagian dalamnya jadi asin karena dia berpori. Kalau enggak, otomatis dia akan cepat busuk," sambung dia.

2. Simpan telur di kulkas

Menurut Chef Rafael, telur paling aman disimpan di kulkas. Lemari pendingin ini membantu menjaga kesegaran telur lebih tahan lama dan minim risiko kontaminasi bakteri.

cara menyimpan telur yang benar, Cara Simpan Telur yang Benar Menurut Chef, Harus Ditaruh Kulkas?

Ilustrasi telur, Ilustrasi menyimpan telur di kulkas.

"Yang paling bagus disimpannya sih di dalam suhu kulkas. Jadi di ruang pendingin," kata Chef Rafael.

"Kita semua di hotel juga simpan telur di chiller, tidak ada yang di suhu ruang," lanjutnya.

Hanya saja, perlu diketahui bahwa telur dingin dari kulkas kurang tepat bila digunakan untuk membuat kue.

"(Kuenya) akan kurang naik, kurang mengembang (kalau pakai telur dingin)," kata Chef Rafael.

Kamu tetap bisa menggunakan telur dingin untuk membuat kue. Caranya, keluarkan telur dari kulkas dan taruh di suhu ruang selama tiga hingga empat jam, bahkan semalaman.

Dengan begitu, suhu telur akan menyesuaikan suhu ruang dan aman digunakan untuk membuat kue.

3. Ubah posisi telur

Selama disimpan, telur sebaiknya dibolak-balik secara berkala. Jika tidak, kuning telur bisa menempel pada salah satu sisi cangkang.


Akibatnya, saat telur dipecahkan, posisi kuning dan putih telur tidak lagi berada di tengah, melainkan menempel di satu sisi.

Karena itu, sebaiknya simpan telur dalam kulkas dengan posisi stabil agar kualitasnya tetap terjaga.

Berapa lama telur bisa disimpan?

Telur yang sudah dibeli sebaiknya tidak disimpan terlalu lama. Chef Rafael menyarankan waktu penyimpanan telur tidak lebih dari seminggu.

"Telur paling bagus jangan disimpan lebih dari seminggu karena kita enggak tahu berapa umur telur pas beli dari pasar," ungkap Chef Rafael.

Namun demikian, selama kondisi telur masih bagus, tidak retak, dan tidak berbau busuk, telur tersebut masih tetap aman dikonsumsi.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang