Awas Basi! Ini Cara Simpan Susu Kedelai Kemasan yang Aman
Sama halnya dengan susu sapi, susu kedelai tidak mampu disimpan berlama-lama di suhu ruang, apalagi bila kemasannya sudah terbuka.
Bagi pencinta susu kedelai kemasan, sebaiknya pelajari dan catat cara menyimpan susu kedelai yang aman supaya tidak basi.
Tips ini disampaikan oleh merek susu kedelai populer di Indonesia melalui Brand Manager V-Soy Indonesia, Evlin Wangsadirja, kepada Kompas.com usai pertemuan media di Swissotel Living Jakarta Mega Kuningan, Jumat (8/5/2026).
Cara simpan susu kedelai agar tidak basi
Beginilah cara menyimpan susu kedelai agar tidak basi:
1. Pilih kemasan susu kedelai yang aman
Susu kedelai umumnya dikemas menggunakan bahan karton, plastik, hingga kaca. Menurut Evlin, sebaiknya hindari penggunaan kemasan plastik pada susu kedelai.
Minuman susu kedelai kemasan V-Soy kemasan baru dalam pertemuan media (media gathering) Swissotel Living Jakarta Mega Kuningan, Jumat (8/5/2026).
"Efek sinar matahari itu kalau misalnya kena kemasan plastik, akan ada kayak partikel-partikelnya. Itu yang yang mengubah rasa susu dan juga enggak baik," kata Evlin.
Itu sebabnya, lanjut dia, saat ini V-Soy menggunakan kemasan berbahan karton UHT dan botol kaca yang cenderung lebih aman dari paparan sinar matahari.
2. Simpan susu kedelai di rak kulkas
Susu kedelai kemasan yang sudah dibuka, harus segera disimpan di kulkas. Tepatnya di bagian dalam rak kulkas, bukan di pintunya.
"Karena kalau kita simpan di pintu kulkas, waktu kita buka kan (susunya) bakal kena panas ya, apalagi di musim panas kayak gini," ujar Evlin.
Demi menghindari suhu panas, simpan susu kedelai di dalam rak kulkas dalam keadaan tertutup rapat maksimal empat hari.
Namun, bila kemasan susu kedelai berubah menjadi kembung, sebaiknya jangan dikonsumsi lagi.
3. Susu kedelai boleh disimpan di suhu ruang
Susu kedelai boleh saja disimpan di suhu ruang, selama kemasan aslinya masih tertutup rapat dan belum pernah dibuka sama sekali.
Minuman susu kedelai kemasan V-Soy kemasan baru dalam pertemuan media (media gathering) Swissotel Living Jakarta Mega Kuningan, Jumat (8/5/2026).
"Kalau masih ditutup, ya selama dia memang penyimpanannya bagus, itu sampai expired masih enggak apa-apa," jelas Evlin.
"Tapi lebih baik hindari ini ya cahaya matahari langsung ya," pungkas dia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang