Trik Masak Ikan Asin, Tak Terlalu Asin dan Tetap Gurih, Cukup 1 Langkah
- 1. Pilih Ikan Asin yang Segar
- 2. Cuci Ikan Asin dengan Benar
- 3. Rendam Ikan Asin dalam Air Panas
- 4. Lumuri dengan Air Jeruk Nipis untuk Hilangkan Bau Amis
- 5. Tiriskan Ikan Asin dengan Benar
- 6. Lapisi Tepung Tipis untuk Hasil Lebih Renyah
- 7. Goreng dengan Minyak Banyak dan Panas Stabil
- 8. Tiriskan dengan Baik Setelah Digoreng
Ikan asin adalah lauk favorit banyak orang Indonesia karena rasa gurihnya yang khas dan mudah dipadukan dengan berbagai masakan rumahan. Namun, rasa yang terlalu asin sering menjadi tantangan ketika mengolahnya.
Jika tidak ditangani dengan benar, cita rasa ikan asin bisa mendominasi seluruh hidangan.
Kabar baiknya, ada beberapa teknik sederhana yang dapat membantu mengurangi kadar garam tanpa menghilangkan rasa gurihnya.
Dalam artikel ini, kamu akan menemukan cara memilih, membersihkan, merendam, hingga menggoreng ikan asin berdasarkan sumber majalah dan buku kuliner terpercaya.
1. Pilih Ikan Asin yang Segar
Dilansir dari Majalah Saji ED 474/2020, PT Gramedia Pustaka Utama, langkah pertama adalah memilih ikan asin yang berkualitas.
Hindari ikan asin yang memiliki bau menyengat atau terlalu tajam. Ikan asin yang bagus memiliki aroma khas tetapi tidak menusuk.
Teksturnya harus kencang dan tidak mudah hancur. Majalah Saji juga menyarankan untuk waspada terhadap ikan asin yang terlalu putih bersih karena berpotensi mengandung pemutih.
Ilustrasi ikan asin jambal yang biasa dijual dalam potongan persegi.
2. Cuci Ikan Asin dengan Benar
Cuci ikan asin di bawah air mengalir untuk menghilangkan debu dan kotoran yang menempel selama proses penjemuran. Namun, jangan mencucinya terlalu lama agar rasa gurih alaminya tidak hilang seluruhnya.
3. Rendam Ikan Asin dalam Air Panas
Dilansir dari Majalah Saji ED 359/July 2016, PT Gramedia Pustaka Utama, merendam ikan asin dalam air panas atau air hangat selama satu jam merupakan salah satu cara paling efektif untuk mengurangi rasa asin berlebih.
Selain menurunkan kadar garam, perendaman juga membantu menghilangkan kandungan zat berbahaya yang mungkin masih tertinggal dalam ikan asin. Setelah selesai direndam, tiriskan ikan sebelum dimasak.
4. Lumuri dengan Air Jeruk Nipis untuk Hilangkan Bau Amis
Air jeruk nipis dapat menetralkan bau amis sekaligus memberi aroma segar. Lumuri ikan asin dengan air jeruk nipis selama 10–20 menit, lalu bilas kembali dengan air bersih. Teknik ini sangat membantu terutama untuk jenis ikan asin berlemak tinggi seperti jambal roti.
Ilustrasi ikan asin. Efek samping ikan asin.
5. Tiriskan Ikan Asin dengan Benar
Setelah proses perendaman, pastikan ikan asin benar-benar tiris. Air yang tersisa dapat menyebabkan minyak meletup ketika digoreng, serta membuat tekstur ikan jadi tidak renyah.
6. Lapisi Tepung Tipis untuk Hasil Lebih Renyah
Jika ingin hasil gorengan yang lebih garing, beri lapisan tipis tepung beras atau campuran tepung beras–tapioka. Tepung akan menyerap sisa air dan menciptakan tekstur renyah. Langkah ini opsional, tergantung selera.
7. Goreng dengan Minyak Banyak dan Panas Stabil
Saat menggoreng, gunakan minyak yang cukup banyak agar ikan terendam dan matang merata. Panaskan minyak dengan api besar terlebih dahulu, baru kecilkan api untuk menghindari ikan cepat gosong.
8. Tiriskan dengan Baik Setelah Digoreng
Tempatkan ikan asin goreng di atas tisu dapur atau kertas minyak untuk menyerap minyak berlebih. Jangan langsung menutup atau menyimpannya saat masih panas karena uap dapat membuat ikan menjadi lembek.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang