Trik Masak Tumis Kangkung Agar Renyah dan Tidak Menghitam, Ini Tekniknya!

Tumis kangkung menjadi salah satu menu sayur favorit karena rasanya yang lezat, proses memasak cepat, dan bahan mudah ditemukan.
Meski terlihat sederhana, banyak orang justru gagal menghasilkan tumis kangkung yang renyah dan berwarna hijau cerah.
Hasil masakan sering kali lembek dan berubah menghitam hanya beberapa menit setelah matang.
Perubahan warna kangkung biasanya terjadi akibat teknik memasak yang kurang tepat.
Api terlalu kecil, waktu memasak terlalu lama, atau urutan memasukkan bahan yang keliru bisa memicu oksidasi pada daun kangkung. Kondisi tersebut membuat tampilan tumis kangkung kurang menggugah selera.
Berikut cara membuat tumis kangkung agar hasilnya renyah, tetap hijau segar, dan tidak mudah menghitam dari Buku “Resep Buka dan Sahur yang Nikmat dan Bergizi” (2025) karya Ahmad Arraka terbitan Reativ Publisher.
Bahan tumis kangkung
Bahan untuk membuat tumis kangkung berikut ini tidak menggunakan saus tiram maupun terasi. Berikut takarannya:
- Kangkung: 1 ikat, siangi
- Bawang putih: 2 siung, cincang
- Bawang merah: 3 butir, iris tipis
- Cabai merah: 2 buah (opsional)
- Garam, gula, dan merica: secukupnya
- Sedikit air
- Minyak goreng untuk menumis
Cara membuat tumis kangkung agar tetap hijau
Berikut cara membuat tumis kangkung agar hasilnya tetap renyah dan hijau:
- Tumis bawang putih, bawang merah, dan cabai hingga harum.
- Tambahkan garam, gula, merica, dan sedikit air, cek rasa.
- Masukkan kangkung, aduk cepat di api besar. Api besar sangat dianjurkan saat menumis kangkung agar hasilnya tetap hijau dan tidak berubah menghitam.
Tips memasak tumis kangkung agar tetap hijau dan tidak layu.
Kangkung memang sebaiknya dimasukkan terakhir setelah bumbu matang agar tidak terlalu lama dimasak.
Gunakan juga sedikit air atau cukup memanfaatkan sisa air dari kangkung yang masih segar agar hasilnya tidak terlalu lembek.
Tumis kangkung sebaiknya langsung disajikan setelah matang karena teksturnya masih renyah dan segar.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang