Tips Masak Ikan Salmon agar Tak Hancur, Praktis Pakai di Teflon Biasa
Memasak ikan salmon terlihat mudah, tapi sering kali hasilnya justru hancur, lengket, atau terlalu matang.
Padahal, ikan ini punya tekstur lembut dan rasa gurih alami yang lezat bila dimasak dengan benar.
Dilansir dari laman Kompas.com yang tayang (25/06/2020), menurut Chef Afifudin dari Hotel Tentrem Yogyakarta, kunci memasak salmon yang sempurna terletak pada suhu wajan dan teknik menanganinya di dapur.
Dalam artikel ini, kamu akan menemukan tips praktis agar salmon matang merata, tidak lengket, dan tetap lembut seperti hidangan restoran.
1. Panaskan Wajan dengan Benar
Kesalahan paling umum saat memasak salmon adalah wajan yang belum cukup panas. Menurut Chef Afifudin, sebelum menuangkan minyak, pastikan permukaan teflon benar-benar panas.
Tujuannya agar bagian kulit salmon langsung “sear” atau tertutup lapisan renyah saat bersentuhan dengan wajan, sehingga tidak mudah lengket.
2. Baluri Tepung Tipis Sebelum Dimasak
Trik lain agar salmon tidak menempel di wajan adalah memberi taburan tepung terigu tipis di seluruh permukaannya.
Gunanya bukan untuk membuat lapisan tebal, melainkan hanya membantu permukaan ikan menjadi lebih kering dan tidak langsung bersentuhan dengan minyak panas.
Ikan berlemak, seperti salmon, aman dikonsumsi penderita diabetes.
3. Gunakan Sedikit Minyak
Salmon mengandung lemak alami yang akan keluar saat dimasak. Jadi, tidak perlu terlalu banyak minyak dalam wajan.
Cukup tambahkan sedikit saja sekadar melapisi permukaan agar ikan tidak gosong. Gunakan minyak dengan titik asap tinggi seperti minyak kanola atau minyak zaitun light.
4. Mulai dari Sisi Kulit
Letakkan salmon di wajan dengan bagian kulit menghadap ke bawah lebih dulu. Kulit yang renyah akan menjaga tekstur daging bagian dalam tetap lembut dan juicy. Selain itu, bagian kulit lebih tahan panas, sehingga membantu menjaga bentuk fillet agar tidak hancur.
5. Jangan Terlalu Sering Dibalik
Kesalahan lain yang sering terjadi adalah terlalu sering membolak-balik ikan. Padahal, hal ini justru membuat tekstur salmon mudah rusak.
Biarkan dulu satu sisi matang sempurna, biasanya sekitar 3–4 menit tergantung ketebalan fillet baru balikkan perlahan.
6. Gunakan Api Sedang
Memasak salmon dengan api terlalu besar akan membuat bagian luar gosong sementara bagian dalam masih mentah.
Gunakan api sedang hingga kecil agar panas merata, sehingga salmon matang lembut tanpa kehilangan kelembapan alaminya.
7. Jangan Masak Terlalu Lama
Salmon hanya perlu waktu singkat untuk matang, sekitar 6–8 menit untuk satu fillet berukuran sedang.
Jika terlalu lama, tekstur daging akan kering dan kehilangan rasa manis alaminya. Tandanya salmon sudah matang adalah warna dagingnya berubah menjadi lebih pucat dan mudah terbelah dengan garpu.
8. Istirahatkan Sebelum Disajikan
Setelah diangkat dari wajan, diamkan salmon selama 1–2 menit sebelum disajikan.
Proses ini disebut resting, yang memungkinkan sari-sari daging meresap kembali sehingga hasil akhirnya lebih juicy dan lembut.
Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.